Inovasi "Pelu Cinta", Warga Wonojati Nikmati Layanan Kesehatan Plus Adminduk Gratis di Posyandu
- 08 Juli 2026
- Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
Inovasi "Pelu Cinta", Warga Wonojati Nikmati Layanan Kesehatan Plus Adminduk Gratis di Posyandu
JEMBER, 08 JULI 2026 – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Jenggawah terus menembus batas pelayanan publik. Melalui inovasi "Peluk Cinta" (Pelayanan Langsung Urusan Kependudukan Sinergi Bersama TP PKK Kecamatan di Posyandu), instansi ini mengintegrasikan pemantauan kesehatan ibu-anak dengan pengurusan dokumen kependudukan secara instan di lokasi.
Aksi jemput bola ini menandai kunjungan Posyandu ke-47 yang berlangsung di Posyandu Apel 26, Dusun Pondoklalang, Desa Wonojati, Selasa 07 Juli 2026. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen TP PKK dalam memangkas jarak, waktu, dan biaya birokrasi bagi masyarakat perdesaan.
Kegiatan terpadu ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kecamatan Jenggawah Lisa Soetjahyo, Ketua TP PKK Desa Wonojati Eka Wulandari, Ketua Pokja II TP PKK Kecamatan Lilik Sugihartono, Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Evi Triana, serta bidan desa dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Jenggawah.
Pada kunjungan kali ini, tercatat sebanyak 70 sasaran pelayanan yang terdiri atas 69 balita dan satu ibu hamil mendapatkan penanganan medis dasar. Selain penimbangan berat badan dan pemantauan tumbuh kembang melalui Buku KIA (Kesejahteraan Ibu dan Anak) serta KMS (Kartu Menuju Sehat), para orang tua juga mendapatkan edukasi intensif mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini.
Menariknya, di sudut yang sama, warga bisa langsung mengurus administrasi kependudukan (adminduk). Layanan harian tersebut mencakup pemutakhiran Kartu Keluarga (KK) untuk pencantuman nama anak, penerbitan Akta Kelahiran, hingga pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).
Ketua TP PKK Kecamatan Jenggawah, Lisa Soetjahyo, menegaskan bahwa Posyandu kini bertransformasi menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih inklusif.
"Melalui inovasi Peluk Cinta, kami membawa pelayanan negara langsung ke halaman rumah warga. Posyandu tidak lagi sekadar tempat menimbang balita, tetapi juga lokomotif kemudahan adminduk. Kami ingin memastikan hak kesehatan dan hak identitas setiap anak di Jenggawah terpenuhi secara simultan," ujar Lisa.
Kunjungan di Desa Wonojati ini merupakan bagian dari maraton pembinaan berkelanjutan di 103 titik Posyandu yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Jenggawah. Melalui kolaborasi solid antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader, dan tenaga kesehatan, inovasi ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keluarga sehat yang tertib administrasi. (fnd)