logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Kaliwates

Jember Akselerasi Digitalisasi Pajak: Operator Kelurahan Perkuat Kapasitas Melalui Bimtek e-BPHTB

  • 30 Januari 2026
  • Dibaca 315 Kali
Bagikan Via:
jember-akselerasi-digitalisasi-pajak-operator-kelurahan-perkuat-kapasitas-melalui-bimtek-e-bphtb-20260130

Jember Akselerasi Digitalisasi Pajak: Operator Kelurahan Perkuat Kapasitas Melalui Bimtek e-BPHTB

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen memodernisasi layanan publik melalui transformasi digital. Langkah terbaru diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pembaruan e-BPHTB yang ditujukan khusus bagi operator kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Jember yang dilaksanakan oleh BAPENDA (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Jember dan dihadiri oleh Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum atau staf yang membidangi di 22 (dua puluh dua) Kelurahan se-Kabupaten Jember bertempat di Pendopo Kecamatan Sumbersari. Hadir dalam kegiatan ini Budiono, S.AP, Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kelurahan Kaliwates hingga selesai terlaksanakan Bimtek.

Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan pemahaman teknis para garda terdepan pelayanan pajak daerah, seiring dengan adanya pembaruan pada sistem Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Mengupas Tuntas Pembaruan Sistem

Dalam Bimtek ini, para peserta dibekali dengan materi komprehensif yang dirancang untuk menjawab tantangan administratif di lapangan. Fokus utama pembahasan meliputi:

  • Integrasi Regulasi Terbaru: Penyesuaian aturan dan alur pelayanan BPHTB sesuai dengan kebijakan daerah terkini untuk menjamin kepastian hukum.

  • Bedah Fitur e-BPHTB: Pengenalan wajah baru aplikasi yang lebih intuitif, fitur-fitur mutakhir, serta penguatan sistem validasi data guna mencegah redundansi.

  • Standardisasi Verifikasi: Penajaman prosedur mulai dari tahap penerimaan berkas, pengecekan kelengkapan, hingga proses persetujuan (approval) digital di level kelurahan.

Simulasi dan Mitigasi Kendala

Tidak hanya teori, para operator juga mengikuti sesi simulasi intensif. Menggunakan studi kasus nyata, peserta dilatih untuk menangani berbagai skenario input data guna meminimalkan risiko human error. Selain itu, sesi khusus penanganan kendala teknis (troubleshooting) juga digelar untuk memberikan solusi cepat saat terjadi gangguan sistem atau kesalahan sinkronisasi data antar instansi.

"Bimtek ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan bebas pungli melalui sistem yang terintegrasi."


Target Utama: Layanan Cepat, PAD Meningkat

Melalui penguatan kapasitas ini, Pemerintah Kabupaten Jember memproyeksikan empat capaian utama:

  1. Kemahiran Operator: Personel mampu mengoperasikan sistem dengan presisi dan efisiensi tinggi.

  2. Kualitas Pelayanan: Masyarakat mendapatkan kepastian waktu dan kemudahan dalam pengurusan pajak.

  3. Tertib Administrasi: Pendataan aset dan transaksi tanah menjadi lebih rapi dan terkoneksi secara digital.

  4. Optimalisasi Pendapatan: Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor BPHTB yang lebih terukur.

Langkah ini mempertegas posisi Kabupaten Jember sebagai daerah yang serius mengadopsi ekosistem digital untuk mendukung kemajuan daerah dan kesejahteraan warganya.

Galeri Foto