logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Jember Resmi Jadi City Hub, DAMRI dari Kementerian Perhubungan Perkuat Akses Wisata ke Gunung Ijen

  • 17 Maret 2026
  • Dibaca 272 Kali
Bagikan Via:
jember-resmi-jadi-city-hub-damri-dari-kementerian-perhubungan-perkuat-akses-wisata-ke-gunung-ijen-20260317

Jember Resmi Jadi City Hub, DAMRI dari Kementerian Perhubungan Perkuat Akses Wisata ke Gunung Ijen

JEMBER, 17 MARET 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Disporabudpar menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam penguatan aksesibilitas destinasi wisata melalui penyediaan dua armada DAMRI rute Jember menuju Kawah Ijen. Program ini merupakan bagian dari pengembangan KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) yang berdampak langsung pada peningkatan konektivitas dan daya saing pariwisata daerah.

Kepala Disporabudpar Jember, Bobby Arie Sandi menegaskan, kehadiran layanan transportasi ini menjadi langkah strategis dalam memposisikan Jember sebagai city hub pariwisata di wilayah tapal kuda Jawa Timur. Dengan adanya konektivitas yang terintegrasi, wisatawan kini memiliki alternatif transportasi yang lebih mudah, aman, dan terjangkau untuk menuju Kawah Ijen.

“Ada dukungan dari Kemenhub kaitan Jember sebagai city hub. Armada DAMRI yang ditempatkan di Jember ini diperuntukkan bagi para pecinta wisata yang akan mendaki Gunung Ijen dari Jember, dengan titik pemberhentian di Paltuding yang melewati Kawah Wurung,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026.

Adapun layanan DAMRI ini melayani rute dari Terminal Tawang Alun menuju Stasiun Jember, dilanjutkan ke Bandara Notohadinegoro, kemudian ke Bondowoso hingga kawasan Kawah Ijen. Rute ini dirancang untuk menghubungkan berbagai simpul transportasi utama sehingga memudahkan wisatawan dari berbagai daerah, baik pengguna moda kereta api maupun pesawat udara.

Dari sisi operasional, DAMRI menyediakan dua jadwal keberangkatan dari Jember, yaitu pukul 08.00 WIB dan 20.00 WIB. Sedangkan jadwal kepulangan dari kawasan Ijen tersedia pada pukul 09.00 WIB dan 14.30 WIB. Skema ini memberikan fleksibilitas bagi wisatawan untuk menyesuaikan waktu kunjungan, terutama bagi yang ingin menikmati panorama matahari terbit maupun fenomena api biru.

Selain itu, tarif yang ditawarkan juga sangat terjangkau, yakni berkisar antara Rp20.000 . Disporabudpar Jember menilai harga tersebut sangat kompetitif dan mampu menjangkau berbagai kalangan wisatawan, sehingga berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan ke kawasan Ijen.

Lebih lanjut, Disporabudpar menilai bahwa kehadiran layanan DAMRI ini tidak hanya mempermudah akses wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal. Peningkatan kunjungan wisatawan diyakini akan mendorong pertumbuhan sektor UMKM, jasa transportasi lokal, hingga pelaku usaha pariwisata lainnya di sepanjang jalur yang dilalui.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkab Jember optimistis bahwa pengembangan konektivitas ini akan semakin memperkuat posisi Jember sebagai gerbang menuju destinasi unggulan di Jawa Timur. Ke depan, Disporabudpar Jember akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. (ram)

Galeri Foto