Jember Siaga Satu! Camat Kaliwates dan Pimpinan OPD Rapatkan Barisan Hadapi Ancaman Karhutla 2026
- 19 April 2026
- Dibaca 222 Kali
Bagikan Via:
Jember Siaga Satu! Camat Kaliwates dan Pimpinan OPD Rapatkan Barisan Hadapi Ancaman Karhutla 2026
JEMBER, 19 APRIL 2026- Pemerintah Kabupaten Jember menetapkan status siaga darurat menghadapi potensi bencana alam di tahun 2026. Sebagai langkah konkret, Camat Kaliwates, Dwisunu Arinugroho, S.Sos., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan, dan Lahan (Karhutla) yang digelar di Aula Pemkab Jember pada Kamis, 16 April 2026. Pertemuan strategis ini mempertemukan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember guna menyusun langkah mitigasi terpadu.
Rapat yang berlangsung secara tertutup tersebut menjadi panggung konsolidasi antar-sektoral untuk memetakan kerawanan wilayah menyusul perubahan iklim yang diprediksi akan memicu kemarau panjang. Kehadiran Dwisunu Arinugroho dalam forum ini menegaskan posisi strategis Kecamatan Kaliwates sebagai wilayah urban yang memiliki tantangan khusus dalam penanganan dampak kekeringan dan potensi kebakaran lahan pemukiman.
Ditemui sesaat sebelum memasuki ruang rapat, Camat Kaliwates menyatakan kesiapan penuh wilayahnya dalam mendukung instruksi Bupati Jember terkait penanggulangan bencana. Ia menekankan bahwa koordinasi hari ini adalah kunci untuk memastikan respons cepat di lapangan.
"Kami hadir dengan komitmen penuh untuk menyelaraskan frekuensi dengan kebijakan Kabupaten. Kaliwates telah menyiapkan data pemetaan wilayah rawan, dan dalam rapat ini kami akan memastikan bagaimana sinkronisasi langkah strategis itu dilakukan, mulai dari pencegahan dini hingga penanganan darurat di tingkat akar rumput. Keselamatan warga adalah prioritas yang tidak bisa ditawar," ujar Dwisunu dengan tegas kepada awak media di depan pintu Aula Pemkab.
Dalam pembahasan di dalam aula, pimpinan OPD fokus pada sinkronisasi anggaran dan sumber daya manusia untuk menghadapi ancaman karhutla yang kerap meluas jika tidak ditangani sejak dini. Pemkab Jember berharap melalui rapat koordinasi ini, setiap wilayah mulai dari tingkat kecamatan hingga desa memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang sama dalam melakukan mitigasi.
Kehadiran Camat Kaliwates tidak hanya bersifat protokoler, melainkan menjadi representasi keseriusan pihak kecamatan dalam melakukan pencegahan dini. Upaya ini diharapkan mampu meminimalisir dampak kerugian materiil maupun korban jiwa akibat bencana tahunan tersebut. Dengan adanya sinergi yang kuat antara Camat dan seluruh pimpinan OPD, diharapkan Jember memiliki ketahanan bencana yang lebih kokoh dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem sepanjang tahun 2026.
Penekanan pada mitigasi mandiri dan pelibatan masyarakat lokal menjadi salah satu poin yang dibawa Camat Kaliwates dalam forum tersebut, mengingat wilayahnya yang padat penduduk memerlukan pendekatan komunikasi yang lebih intensif guna mencegah kelalaian yang memicu kebakaran lahan.(bjk)