KARNAVAL BUDAYA NUSANTARA DESA SUKORAMBI ANGKAT TEMA SENI, BUDAYA DAN UMKM LOKAL
- 25 Agustus 2025
- Dibaca 798 Kali
Bagikan Via:
KARNAVAL BUDAYA NUSANTARA DESA SUKORAMBI ANGKAT TEMA SENI, BUDAYA DAN UMKM LOKAL
PPID.JEMBER, – Suasana meriah menyelimuti Kecamatan Sukorambi, Minggu (24/08/2025), Desa Sukorambi menggelar karnaval peringatan HUT ke-80 RI. Sejak siang hari ribuan warga sudah memadati jalan-jalan desa untuk menyaksikan arak-arakan yang menampilkan aneka kostum, seni, hingga karya kreatif masyarakat.
Kegiatan karnaval ini digelar di Dusun Krajan Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi dengan start dilapangan Manggisan Desa Sukorambi dan finish dilapangan Kecamatan Sukorambi dan dilepas langsung oleh Bapak Camat Sukorambi sekitar 11 kelompok peserta kurang lebih 5.000 orang pada jam 14.00 WIB . Karnaval tahun ini terasa istimewa karena mendapat dukungan penuh dari Gus Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, yang terus mendorong agar desa bisa menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus ruang gerak bagi pelaku UMKM lokal.
“Atas dukungan Gus Bupati Jember, tentang pelestarian dan pengenalan budaya, gelaran karnaval tahun ini di Desa Sukorambi bisa berlangsung meriah. Kita ingin generasi muda belajar mencintai dan melestarikan budaya sekaligus mendukung UMKM lokal agar lebih maju, Kami selaku Muspika, Kapolsek dan Danramil akan memberikan atensi khusus kepada penyelenggara karnaval, sehingga kegiatan berjalan lancar dan aman” ucap Camat Sukorambi, Asrah Joyo Widono, S.Kep.,S.H.,M.Si,
Kepala Desa Sukorambi, H. Abdus Soim, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi. “Seluruh elemen masyarakat di desa Sukorambi tampil dalam Karnaval Budaya Nusantara tahun ini, seperti Karang Taruna, Karang Werda, Kader Posyandu dan lain – lain. Terima kasih atas semangat gotong royong seluruh pihak, baik peserta, panitia, maupun warga yang mendukung suksesnya acara ini. Harapan kami, melalui kegiatan ini, seni dan budaya desa tetap lestari, serta UMKM lokal semakin berkembang dan dikenal luas, merdeka” ujarnya.
Di sepanjang rute karnaval, warga tidak hanya terhibur dengan parade pakaian adat, busana perjuangan, hingga miniatur hasil bumi khas desa yang ditampilkan peserta karnaval, tetapi juga bisa menikmati jajanan dan produk UMKM yang berjejer di pinggir jalan. Kehadiran pedagang kecil ini menambah semarak sekaligus memberi manfaat dan dampak positif bagi mereka.
Karnaval berakhir hingga malam hari berjalan tertib dan kondusif dengan diakhiri pengumuman peserta terbaik dibeberapa kategori oleh panitia.