Kebakaran Lahan 8 Hektar di Jember Kidul, Api Sempat Mendekati Permukiman Warga
- 27 September 2026
- Dibaca 142 Kali
Bagikan Via:
Kebakaran Lahan 8 Hektar di Jember Kidul, Api Sempat Mendekati Permukiman Warga
JEMBER, 27 SEPTEMBER 2026 – Kebakaran lahan seluas sekitar 8 hektar terjadi di Jalan Sentot Prawira Dirjo Gang 8, Lingkungan Telengsari, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu, 27 September 2026. Api sempat mendekati permukiman warga hingga berjarak sekitar tujuh meter.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar), warga, serta unsur RT/RW melakukan penanganan untuk mencegah api menjalar ke rumah-rumah penduduk.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Parmuji, mengatakan kebakaran melanda lahan milik warga yang ditumbuhi tanaman bambu, ilalang, dan dipenuhi dedaunan kering. Kondisi material yang mudah terbakar ditambah angin cukup kencang membuat api cepat merambat.
"Api sempat mendekati permukiman warga dengan jarak sekitar tujuh meter. Warga kemudian melakukan pemadaman secara manual dan menghubungi petugas untuk mencegah api menjalar ke permukiman," ujar Parmuji.
Menurut dia, api pertama kali terlihat sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, kobaran masih kecil dan sempat padam sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, sekitar pukul 17.30 WIB, api kembali muncul dan membesar.
Kobaran kemudian menjalar membakar dedaunan kering, ilalang, dan tanaman bambu di sekitar lahan. Angin yang cukup kencang menyebabkan api semakin cepat meluas sehingga penanganan segera dilakukan.
Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Jember menerima laporan kebakaran pada pukul 18.15 WIB. Sepuluh menit kemudian, sekitar pukul 18.25 WIB, TRC BPBD tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan petugas Damkar untuk melakukan pemadaman.
Tim gabungan melakukan pemadaman sekaligus pendinginan guna memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pengecekan dan dokumentasi di lokasi.
"Setelah pemadaman dan pendinginan selesai, kondisi di sekitar lokasi dinyatakan aman dan terkendali. Kami tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api," kata Parmuji.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, akses menuju titik kebakaran menjadi salah satu kendala karena tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Petugas harus mencapai lokasi dengan berjalan kaki.
Sekitar pukul 20.35 WIB, TRC BPBD Kabupaten Jember kembali ke Markas Komando setelah penanganan selesai.
BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi lahan kering. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran di sekitar lahan dan segera melapor kepada petugas apabila kembali menemukan titik api. (tgh)