logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kencong

Kecamatan Kencong Gandeng Mahasiswa UM Jember Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Desa

  • 11 Mei 2026
  • Dibaca 107 Kali
Bagikan Via:
kecamatan-kencong-gandeng-mahasiswa-um-jember-perkuat-kesiapsiagaan-bencana-desa-20260511

Kecamatan Kencong Gandeng Mahasiswa UM Jember Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Desa

JEMBER, 11 MEI 2026 – Pemerintah Kecamatan Kencong terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui kolaborasi bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah (UM) Jember. Program praktik lapangan tersebut dilaksanakan di Desa Paseban, Cakru, dan Kraton mulai 11 Mei hingga 06 Juni 2026.

Camat Kencong, Ronny Arvianto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi dan penanganan bencana sejak dini.

“Mahasiswa bersama masyarakat akan melakukan penyuluhan, pelatihan, hingga simulasi penanganan bencana. Ini penting agar warga memiliki kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat,” ujarnya, Senin 11 Mei 2026.

Menurut Ronny, keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut memberikan energi positif bagi masyarakat desa karena edukasi dilakukan secara langsung dan menyentuh kebutuhan warga di lapangan.

Selain edukasi kebencanaan, mahasiswa juga melakukan pemetaan serta verifikasi wilayah rawan bencana. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan data dan kondisi lapangan tetap akurat sesuai perkembangan terbaru.

“Kami ingin data kebencanaan di desa benar-benar sesuai kondisi riil. Dengan begitu, penanganan maupun langkah mitigasi bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Pemerintah Kecamatan Kencong turut melibatkan pemerintah desa, BPD, relawan kebencanaan, hingga unsur penanggulangan bencana lainnya. Kolaborasi lintas sektor itu diharapkan mampu membangun sistem mitigasi yang lebih kuat di tingkat desa.

Ronny menegaskan bahwa masyarakat menjadi pemeran utama dalam setiap simulasi kebencanaan yang dilakukan. Sementara mahasiswa bertugas mendampingi dan membantu proses edukasi kepada warga.

“Kami ingin masyarakat memiliki kemampuan mandiri dalam melakukan evakuasi maupun penanganan awal saat terjadi bencana. Kesadaran dan kesiapsiagaan warga menjadi kunci utama,” katanya.

Sementara itu, dosen pembimbing kegiatan Dr. Ns. Cipto Susilo, S.Pd., S.Kep., M.Kep mengapresiasi dukungan Pemerintah Kecamatan Kencong yang memberikan ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa.

Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam membangun budaya sadar bencana di masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi pembelajaran nyata bagi mahasiswa sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana,” pungkasnya. (gfr)

Galeri Foto