Kecamatan Ledokombo Perkuat Peran Forum Anak Desa, Cegah Perundungan dan Pernikahan Dini
- 26 Juni 2026
- Dibaca 53 Kali
Bagikan Via:
Kecamatan Ledokombo Perkuat Peran Forum Anak Desa, Cegah Perundungan dan Pernikahan Dini
JEMBER, 26 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Ledokombo terus berkomitmen memperkuat partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan "Kumpul Bareng Forum Anak Desa (FAD) Daerah Jember" yang digelar di Pendopo Kecamatan Ledokombo, Jumat 26 Juni 2026.
Mengusung tema “Sambung Rasa”, acara ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus peningkatan kapasitas bagi perwakilan FAD se-Kecamatan Ledokombo. Melalui forum ini, anak-anak didorong menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyuarakan aspirasi mereka.
Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., hadir langsung membuka acara. Turut hadir Kepala Bidang PPPA Dinas Sosial Kabupaten Jember, Sugeng Riyadi, S.E., serta pengurus Forum Anak Kabupaten Jember.
Dalam sambutannya, Nino Eka Putra menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme para peserta. Ia menegaskan bahwa anak-anak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan subjek yang haknya harus dipenuhi.
"Forum Anak adalah wadah bagi anak-anak untuk belajar menjadi pemimpin dan peduli terhadap sesama. Saya berharap mereka bisa menjadi pelopor dan pelapor (2P)," ujar Nino.
Nino menambahkan, sebagai pelopor, anak-anak harus menjadi contoh berperilaku positif. Sementara sebagai pelapor, mereka harus berani bersuara jika melihat pelanggaran hak-hak anak di sekitar mereka.
Pemerintah Kecamatan Ledokombo juga mengajak FAD untuk aktif berkolaborasi dengan pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat dalam berbagai aksi sosial.
Sementara itu, Kepala Bidang PPPA Kabupaten Jember, Sugeng Riyadi, S.E., menekankan pentingnya peran Forum Anak dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Forum ini menjadi jembatan komunikasi yang aman dan nyaman bagi anak.
Dalam sesi materi, Sugeng mengajak peserta untuk peka terhadap isu-isu krusial. Beberapa di antaranya adalah perundungan (bullying), pernikahan usia anak, kekerasan, hingga kesehatan mental remaja.
"Jangan pernah takut menyampaikan pendapat. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama," pesan Sugeng memotivasi peserta.
Acara berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta saling berbagi pengalaman mengenai program kerja di desa masing-masing, dipandu oleh tim Forum Anak Kabupaten Jember.
Melalui sinergi "Sambung Rasa" ini, Pemcam Ledokombo optimistis akan lahir generasi muda yang aktif, kreatif, dan responsif terhadap isu sosial. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kecamatan Ledokombo yang ramah anak, inklusif, dan berdaya saing. (yus)