logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Bintoro Jember, 142 KK Kesulitan Air Bersih

  • 24 Oktober 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-bintoro-jember-142-kk-kesulitan-air-bersih-20261024

Kekeringan Melanda Bintoro Jember, 142 KK Kesulitan Air Bersih

JEMBER, 24 Oktober 2026 – Sebanyak 142 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Plalangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak bencana kekeringan. Warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut pada Sabtu (24/10/2026) malam. Bantuan itu menyasar warga di RT 01 RW 11 dan RT 03 RW 10.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember bersama relawan Lazismu mendistribusikan satu tangki air bersih dengan kapasitas 5.000 liter. Air disalurkan langsung kepada warga dan diisi ke sejumlah tandon yang telah tersedia di lokasi.

TRC BPBD Jember, Agus Shofarudin, mengatakan, distribusi air bersih dilakukan setelah adanya permohonan bantuan dari Kelurahan Bintoro serta rekomendasi berdasarkan hasil asesmen BPBD.

“Bantuan ini kami salurkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak kekeringan. Distribusi dilakukan langsung ke warga dan tandon yang sudah tersedia,” kata Farud.

Berdasarkan data BPBD Jember, sebanyak 110 KK di RT 01 RW 11 terdampak kekeringan. Sementara di RT 03 RW 10 terdapat 32 KK yang mengalami kondisi serupa. Dengan demikian, total terdapat 142 KK yang membutuhkan pasokan air bersih.

Agus menjelaskan, sebelum distribusi dilakukan, tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 18.30 WIB dan tiba sekitar pukul 19.00 WIB. Tim kemudian berkoordinasi dengan ketua RT dan RW setempat untuk memastikan penyaluran air tepat sasaran.

Di lokasi, BPBD juga telah menyediakan empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter. Keberadaan tandon tersebut diharapkan memudahkan warga mendapatkan dan menyimpan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Distribusi pada Sabtu malam tersebut menambah total bantuan air bersih yang telah disalurkan BPBD Jember. Hingga 24 Oktober 2026, tercatat sebanyak 105.000 liter air bersih telah didistribusikan ke wilayah terdampak kekeringan.

“Untuk memenuhi kebutuhan warga, kami merekomendasikan agar distribusi air bersih di lokasi ini dilakukan setiap empat hari sekali,” ujar Farud.

Menurut dia, pola distribusi berkala diperlukan karena kondisi kekeringan masih berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat. BPBD akan terus memantau kebutuhan warga dan melakukan koordinasi dengan pemerintah kelurahan, RT/RW serta unsur terkait.

Kegiatan distribusi air bersih tersebut selesai sekitar pukul 21.00 WIB. Selama pelaksanaan, tidak ditemukan kendala berarti.

BPBD Jember menegaskan penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan melalui distribusi air, tetapi juga dengan pemantauan kondisi warga dan evaluasi kebutuhan di setiap lokasi terdampak. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan air bersih dapat diberikan secara berkelanjutan kepada masyarakat yang masih mengalami kesulitan memperoleh air.(tgh)

Galeri Foto