logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Meluas di Sumberjeruk, Distribusi Air Bersih BPBD Jember dan PRKPLH Jadi Penopang Harapan 325 Kepala Keluarga

  • 16 Juli 2026
  • Dibaca 52 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-meluas-di-sumberjeruk-distribusi-air-bersih-bpbd-jember-dan-prkplh-jadi-penopang-harapan-325-kepala-keluarga-20260717

Kekeringan Meluas di Sumberjeruk, Distribusi Air Bersih BPBD Jember dan PRKPLH Jadi Penopang Harapan 325 Kepala Keluarga

JEMBER, 16 JULI 2026 – Dampak musim kemarau semakin dirasakan warga di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat. Sedikitnya 325 kepala keluarga di Dusun Kidul dan Dusun Karangpring mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya debit sumber air.

Menjawab kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) kembali menyalurkan bantuan air bersih keempat sebanyak 5.000 liter, Kamis, 16 Juli 2026.

Distribusi dilakukan sebagai tindak lanjut hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember yang menemukan bahwa kemarau berkepanjangan telah menyebabkan banyak sumur warga mengalami penyusutan debit air. Kondisi itu membuat masyarakat di sejumlah titik di Desa Sumberjeruk harus menghemat penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Wilayah terdampak meliputi RT 01 RW 08 Dusun Kidul dengan sekitar 60 kepala keluarga terdampak dari total 145 KK, serta RT 01 RW 06 sebanyak 15 kepala keluarga dari total 25 KK. Sementara di Dusun Karangpring, dampak paling besar dirasakan RT 02 RW 01 dengan sekitar 210 kepala keluarga terdampak dari total 220 KK, ditambah RT 03 RW 01 sebanyak 40 kepala keluarga dari total 80 KK. Secara keseluruhan, sekitar 325 kepala keluarga kini bergantung pada bantuan distribusi air bersih.

Tim BPBD bersama Dinas PRKPLH tiba di lokasi pada siang hari dan langsung mendistribusikan air bersih ke sejumlah tandon yang telah disiapkan pemerintah desa serta titik-titik pengambilan air warga. Bantuan sebanyak 5.000 liter tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan memasak, minum, mandi, hingga mencuci.

Tim Pusdalops BPBD Jember, Firman Arifianto, mengatakan distribusi air bersih merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap wilayah yang mengalami krisis air bersih selama musim kemarau. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebutuhan air masyarakat masih cukup tinggi sehingga distribusi akan terus dilakukan secara berkala.

"BPBD terus melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta instansi terkait agar distribusi air bersih tepat sasaran. Rekomendasi kami adalah penyaluran dilakukan setiap dua hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau," ujar Firman.

Kepala Dusun Kidul, Kikip, menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah yang merespons cepat kebutuhan masyarakat. Menurutnya, bantuan air bersih sangat membantu warga karena sebagian besar sumber air di wilayahnya mengalami penurunan debit sehingga aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan yang terus diberikan. Warga menyambut distribusi air bersih dengan antusias karena memang sangat dibutuhkan. Harapan kami, distribusi dapat terus berlanjut selama musim kemarau dan ke depan ada solusi permanen agar masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih ketika musim kemarau datang," katanya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Dinas PRKPLH, perangkat Desa Sumberjeruk, RT/RW, serta masyarakat setempat. Pemerintah merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan setiap dua hari sekali hingga kondisi sumber air di wilayah terdampak kembali normal. (tgh)

Galeri Foto