Kekeringan Sejak Juli, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air ke 40 KK di Tegal Gede
- 03 Oktober 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Sejak Juli, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air ke 40 KK di Tegal Gede
JEMBER, 03 OKTOBER 2026 – Kekeringan yang berlangsung sejak beberapa bulan terakhir masih membuat sejumlah warga Kabupaten Jember kesulitan mendapatkan air bersih. Di Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, kondisi tersebut dirasakan oleh 40 kepala keluarga (KK) di RT 04/RW 07.
Menindaklanjuti permohonan bantuan dari pemerintah kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali melakukan pendistribusian air bersih kepada warga terdampak, Sabtu (3/10/2026).
Distribusi tersebut menjadi penyaluran air bersih ke-22 dalam penanganan dampak kekeringan di wilayah tersebut. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan melalui pendampingan BPBD Jember bersama BPBD Provinsi Jawa Timur dan Perumdam Tirta Pandalungan.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Kurnia Dwi Pria Bakti, mengatakan distribusi dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.
“Warga masih membutuhkan pasokan air bersih karena beberapa sumur mengalami kekeringan. Untuk itu, kami melakukan pendampingan distribusi air sebanyak 5.000 liter ke tandon yang sudah tersedia di lokasi,” ujar Pria.
Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi kekeringan di wilayah tersebut mulai dirasakan sejak Juli 2026. Sejumlah sumur warga yang memiliki kedalaman sekitar 8 hingga 10 meter mulai mengalami kekeringan.
Sementara itu, sumber mata air terdekat berada sekitar satu kilometer dari permukiman. Jarak tersebut membuat pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi semakin sulit, terutama untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebagai bagian dari penanganan, warga telah menyediakan satu unit tandon berkapasitas 5.000 liter milik Ketua RT yang digunakan sebagai tempat penampungan air bersih hasil distribusi.
Tim BPBD bergerak menuju lokasi sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah melakukan koordinasi dengan unsur wilayah, TRC-BPBD bersama BPBD Provinsi Jawa Timur melakukan pendampingan distribusi air bersih melalui Perumdam Tirta Pandalungan.
Selain memastikan pasokan air sampai kepada warga, petugas juga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi kekeringan.
Distribusi air bersih tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Tidak terdapat kendala dalam pelaksanaan kegiatan.
Penanganan kekeringan di wilayah Tegal Gede juga menjadi bagian dari pelaksanaan Surat Keputusan Bupati Jember tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.
BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih terus dilakukan secara berkala dengan kapasitas 5.000 liter setiap dua hari sekali, selama kebutuhan warga masih belum terpenuhi.
“Distribusi akan terus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan. Untuk sementara, rekomendasinya dilakukan setiap dua hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter,” jelas Pria.
Dengan tersedianya tandon warga, bantuan air yang datang dapat ditampung dan dimanfaatkan secara lebih teratur. BPBD juga meneruskan kondisi tersebut kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BPBD Jember dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih di tengah kondisi kemarau. Pemantauan dan distribusi akan terus dilakukan berdasarkan perkembangan kebutuhan di wilayah terdampak. (bob)