Kemarau Bikin Sumur Warga Jatian Pakusari Mengering, 190 KK Kini Bergantung Bantuan Air BPBD
- 27 September 2026
- Dibaca 208 Kali
Bagikan Via:
Kemarau Bikin Sumur Warga Jatian Pakusari Mengering, 190 KK Kini Bergantung Bantuan Air BPBD
JEMBER, 27 SEPTEMBER 2026 - Kekeringan yang melanda Dusun Krajan, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuat sekitar 190 keluarga membutuhkan pasokan air bersih. Kondisi tersebut terjadi sejak awal Agustus 2026 setelah memasuki musim kemarau.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter ke wilayah tersebut pada Minggu, 27 September 2026 malam. Pendistribusian ini merupakan penyaluran air bersih yang ke-9 untuk penanganan bencana kekeringan di wilayah Jatian.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Naringga Manggala Putra, mengatakan, sebelum distribusi dilakukan, petugas terlebih dahulu melakukan koordinasi dan asesmen terhadap kondisi sumber air serta kebutuhan warga.
“Petugas melakukan asesmen, pengecekan sumur warga, kemudian menyalurkan 5.000 liter air bersih ke tandon BPBD,” kata Naringga.
Menurut dia, sebagian warga kini harus mengambil air dari sumber alami yang berada di dekat area persawahan. Jarak sumber tersebut sekitar 300 meter dari permukiman warga, tetapi debit airnya mulai mengecil.
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah titik lainnya. Di RT 01/RW 06, misalnya, sumber air alternatif berjarak sekitar 700 meter dari permukiman dengan kondisi debit yang juga kecil. Sementara jarak warga menuju sungai berkisar 200 hingga 500 meter, tetapi airnya tidak layak untuk dikonsumsi.
Di RT 02/RW 08, dari delapan sumur warga yang diperiksa, sekitar 90 persen telah memperlihatkan dasar sumur. Sebagian sumur bahkan mulai mengeluarkan bau.
BPBD mencatat sekitar 50 keluarga di RT 02/RW 08 dan 140 keluarga di RT 01/RW 06 mengalami kebutuhan air bersih. Adapun warga RT 01/RW 10 dan RT 02/RW 10 masih tercukupi untuk kebutuhan minum, tetapi membutuhkan tambahan air untuk mandi dan mencuci.
Untuk membantu warga, BPBD telah menempatkan dua tandon air di RT 02/RW 08 serta dua tandon di RT 01 dan RT 02/RW 06.
BPBD merekomendasikan pendistribusian air bersih menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter setiap dua hari sekali. Penanganan juga akan diteruskan kepada dinas terkait untuk langkah lanjutan.
Distribusi dilakukan berdasarkan SK Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026. Pemerintah Desa Jatian sebelumnya telah melaporkan kondisi kekeringan tersebut kepada BPBD Kabupaten Jember. (tgh)