logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Kembali ke Pondok Pesantren Nurul Jadid, Semangat Santri Menggebu Usai Libur

  • 30 Maret 2026
  • Dibaca 209 Kali
Bagikan Via:
kembali-ke-pondok-pesantren-nurul-jadid-semangat-santri-menggebu-usai-libur-20260330

Kembali ke Pondok Pesantren Nurul Jadid, Semangat Santri Menggebu Usai Libur

JEMBER, 30 MARET 2026- Program balik pondok gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Muhammad Fawait, mendapat respons positif dari para santri. Pada Senin pagi, ratusan santri berkumpul di depan Pendopo Kabupaten Jember sejak pukul 09.00 WIB untuk mengikuti keberangkatan menuju Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, usai menjalani masa libur.

Kegiatan ini merupakan bentuk fasilitasi pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan keagamaan sekaligus meringankan beban transportasi para wali santri. Sejak pagi, suasana di sekitar pendopo tampak ramai dengan kehadiran santri yang membawa perlengkapan pribadi, didampingi orang tua yang turut mengantar. Petugas dari dinas terkait terlihat sigap mengatur keberangkatan serta memastikan seluruh peserta terdata dengan baik sebelum diberangkatkan menggunakan armada bus yang telah disiapkan.

Salah satu santri, Vania Azka Aurelia Rahma, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Program balik pondok gratis ini sangat membantu kami, terutama dari segi biaya dan kemudahan akses. Kami jadi bisa kembali ke pondok dengan lebih tenang dan semangat untuk melanjutkan belajar,” ujarnya.

Menurutnya, selain memberikan kemudahan secara ekonomi, program ini juga mempererat kebersamaan antar santri yang berasal dari berbagai wilayah di Jember. Mereka dapat berangkat bersama dalam satu rombongan, sehingga perjalanan terasa lebih aman dan menyenangkan.

Pemerintah Kabupaten Jember melalui program ini berharap dapat terus mendukung keberlangsungan pendidikan santri serta memperkuat peran pesantren sebagai pusat pembinaan generasi muda. Dengan adanya fasilitas balik pondok gratis, santri diharapkan semakin termotivasi untuk kembali menimba ilmu dan mengembangkan potensi diri di lingkungan pesantren.(bjk)