Kementerian Lingkungan Hidup Lakukan Pembinaan Pengelolaan Sampah di Jember, Fokus Hulu hingga Hilir
- 16 April 2026
- Dibaca 224 Kali
Bagikan Via:
Kementerian Lingkungan Hidup Lakukan Pembinaan Pengelolaan Sampah di Jember, Fokus Hulu hingga Hilir
JEMBER, 15 APRIL 2026 - Kementerian Lingkungan Hidup melalui tim perwakilannya melaksanakan kegiatan pembinaan pengelolaan sampah di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Jember selama dua hari, pada 14 hingga 15 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Jember agar lebih terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan.
Pada hari pertama, Selasa, 14 April 2026, tim kementerian melakukan kunjungan ke kantor DPRKPLH Jember. Kegiatan ini disambut langsung oleh Kepala Dinas, Jupriono, ST, M.Si., yang didampingi oleh Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Kebersihan, serta Kepala Bidang Tata Lingkungan. Dalam pertemuan tersebut, dilakukan diskusi dan pemaparan terkait perencanaan pengelolaan sampah di Jember yang mencakup seluruh tahapan, mulai dari hulu hingga hilir.
Pembahasan difokuskan pada strategi jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Perencanaan tersebut mencakup upaya pengurangan sampah dari sumber, optimalisasi TPS3R dan TPST, hingga pengelolaan akhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Komunikasi yang terjalin berlangsung aktif dan konstruktif, sehingga menghasilkan sejumlah catatan penting serta rekomendasi yang dinilai komprehensif untuk peningkatan sistem pengelolaan sampah ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Jupriono menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan sampah. “Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Dari langkah kecil seperti memilah sampah dari rumah, kita bisa menciptakan perubahan besar bagi lingkungan,” ujarnya.
Memasuki hari kedua, Rabu, 15 April 2026, tim kementerian bersama Bidang Kebersihan DPRKPLH Jember melakukan kunjungan lapangan ke tiga lokasi strategis. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala Bidang Kebersihan, Neny.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah TPA Pakusari. Di lokasi ini, tim melakukan peninjauan secara detail terhadap sistem pengelolaan sampah, mulai dari proses pemilahan hingga penanganan akhir. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan prosedur berjalan sesuai standar.
Selanjutnya, kunjungan dilakukan ke TPS3R Baratan. Di tempat ini, selain proses pemilahan sampah, terdapat inovasi pengolahan sampah organik menggunakan maggot. Metode ini dinilai efektif dalam mengurangi volume sampah organik sekaligus memberikan nilai tambah.
Lokasi terakhir berada di kawasan selatan Jember, yakni TPI Jember. Di lokasi ini, tim menemukan dominasi sampah organik yang berasal dari aktivitas pasar dan pelelangan ikan. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus, sehingga diperlukan penguatan sistem pengolahan, termasuk rencana pengembangan fasilitas maggot untuk mengurangi beban sampah organik.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan pengelolaan sampah di Jember dapat semakin optimal, mulai dari tingkat sumber hingga pengolahan akhir. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.