logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Kencong Jadi Bagian Penguatan Produksi Gula Nasional Lewat Program Bongkar Ratoon Tebu

  • 26 Mei 2026
  • Dibaca 73 Kali
Bagikan Via:
kencong-jadi-bagian-penguatan-produksi-gula-nasional-lewat-program-bongkar-ratoon-tebu-20260526

Kencong Jadi Bagian Penguatan Produksi Gula Nasional Lewat Program Bongkar Ratoon Tebu

JEMBER, 26 MEI 2026 — Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, menjadi salah satu wilayah yang mulai bergerak memperkuat sektor perkebunan tebu melalui pelaksanaan Program CPCL Bongkar Ratoon dan Perluasan Tanaman Tebu Tahun 2026/2027. Program yang dijalankan serentak di sejumlah daerah di Jawa Timur ini menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan produksi gula nasional sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perkebunan di daerah.

Pelaksanaan program tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah daerah, hingga petani tebu di tingkat lapangan. Di Kencong, kegiatan berlangsung dengan suasana tertib dan penuh antusiasme. Para petani mulai melakukan persiapan pembaruan tanaman tebu sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas lahan yang selama ini mengalami penurunan hasil panen.

Program bongkar ratoon sendiri dilakukan dengan mengganti tanaman tebu lama yang produktivitasnya sudah menurun dengan tanaman baru yang dinilai lebih optimal. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hasil panen sekaligus meningkatkan efisiensi produksi tebu di masa mendatang. Selain itu, program perluasan lahan tanam juga mulai didorong untuk memperbesar potensi produksi gula dari wilayah Jember bagian selatan.

Kegiatan tersebut turut terhubung secara virtual bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang menegaskan pentingnya penguatan sektor tebu sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional. Pemerintah daerah pun diminta aktif mendampingi petani agar program berjalan sesuai target.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember, Djamil, menyampaikan bahwa pengembangan sektor tebu perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap ekonomi masyarakat.

“Kami dari DTPHP Kabupaten Jember siap mendukung program bongkar ratoon dan perluasan tanaman tebu ini agar dapat berjalan optimal di lapangan. Harapannya, produktivitas tebu semakin meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut terangkat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga keterlibatan aktif petani dalam menjaga kualitas budidaya tebu. Karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif di setiap wilayah, termasuk Kecamatan Kencong yang memiliki potensi perkebunan cukup besar.

Selain menjadi upaya peningkatan produksi gula, program ini juga dinilai sebagai bentuk pembaruan pola budidaya tebu yang lebih terarah. Dengan pembaruan tanaman dan perluasan area tanam, produktivitas lahan diharapkan dapat kembali meningkat setelah beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan penurunan hasil akibat usia tanaman yang semakin tua.

Pemerintah Kabupaten Jember sendiri menilai sektor tebu masih menjadi salah satu komoditas penting yang mampu mendukung pergerakan ekonomi masyarakat pedesaan. Melalui program bongkar ratoon dan perluasan lahan ini, Jember diharapkan dapat terus mengambil peran dalam mendukung kebutuhan gula nasional sekaligus menjaga keberlangsungan sektor perkebunan di daerah. (fan)

Galeri Foto