logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sungai Uling Meluap, Sejumlah Dusun di Sumberagung Sempat Tergenang Banjir

  • 06 Maret 2026
  • Dibaca 268 Kali
Bagikan Via:
sungai-uling-meluap-sejumlah-dusun-di-sumberagung-sempat-tergenang-banjir-20260306

Sungai Uling Meluap, Sejumlah Dusun di Sumberagung Sempat Tergenang Banjir

Banjir luapan sungai terjadi di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, pada Rabu malam, 4 Maret 2026. Peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari hingga malam. Curah hujan tersebut menyebabkan peningkatan debit air di beberapa aliran sungai, khususnya Sungai Uling dan Sungai Tanggul Lama. Kondisi ini membuat kapasitas aliran sungai tidak mampu menampung volume air yang terus meningkat sehingga air meluap dan menggenangi beberapa wilayah permukiman warga.

Luapan air mulai terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah debit air Sungai Uling meningkat secara signifikan. Air kemudian meluber ke akses jalan pedusunan serta halaman rumah warga di beberapa wilayah. Dusun yang terdampak di antaranya Dusun Banjarejo Tengah, Banjarejo Barat, dan Tambakrejo. Di Dusun Banjarejo Tengah, genangan air di jalan mencapai sekitar 30 sentimeter dan halaman rumah warga sekitar 40 sentimeter, sementara di Dusun Banjarejo Barat genangan di jalan mencapai sekitar 20 sentimeter dan halaman rumah sekitar 30 sentimeter. Sementara itu di Dusun Tambakrejo, genangan air tercatat sekitar 10 sentimeter di jalan dan 20 hingga 30 sentimeter di halaman rumah warga.

Selain merendam akses jalan dan lingkungan permukiman, banjir juga berdampak pada beberapa fasilitas umum di wilayah tersebut. Tercatat dua fasilitas umum di Dusun Banjarejo Tengah turut terpapar genangan air, yakni TK Al Hidayah MI Darul Ulum serta Pustu Sumberagung. Sementara itu di wilayah Tambakrejo, genangan air juga terjadi di area SD 03 Sumberagung. Berbeda dengan dusun lainnya, kondisi di Dusun Banjarejo Timur dilaporkan tetap aman dan tidak mengalami genangan air. Meskipun demikian, masyarakat di wilayah sekitar tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luapan air susulan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama perangkat desa, relawan Barat Daya, serta warga setempat langsung melakukan koordinasi dan pemantauan di lokasi terdampak. Tim juga melakukan assessment untuk mengetahui tingkat dampak banjir yang terjadi serta mendokumentasikan kondisi di lapangan. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa situasi secara umum masih dalam kondisi aman dan terkendali. Apabila tidak terjadi hujan kembali di wilayah tersebut, debit air diperkirakan akan mulai menurun dalam waktu sekitar satu hingga dua jam.

Sebagai langkah mitigasi ke depan, BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar pemantauan kondisi wilayah terdampak dilakukan secara berkala. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya banjir susulan. Selain itu, BPBD merekomendasikan kepada PU SDA Provinsi untuk melakukan normalisasi aliran Sungai Uling dan Sungai Tanggul Lama melalui kegiatan pengerukan guna meningkatkan kapasitas aliran air. Pemerintah desa juga diharapkan dapat menggerakkan kerja bakti pembersihan saluran irigasi dan selokan di sekitar permukiman warga agar aliran air lebih lancar, serta menyiapkan dapur umum mandiri apabila sewaktu-waktu dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.

Galeri Foto