Kepala Desa se-Kecamatan Gumukmas Dukung Langkah Gus Fawait, ASN Jadi Petugas Verval Data Kemiskinan
- 20 April 2026
- Dibaca 164 Kali
Bagikan Via:
Kepala Desa se-Kecamatan Gumukmas Dukung Langkah Gus Fawait, ASN Jadi Petugas Verval Data Kemiskinan
JEMBER, 20 APRIL 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait, dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem terus mendapatkan apresiasi dan dukungan luas dari seluruh elemen masyarakat, termasuk di tingkat pemerintahan terendah. Salah satu bukti nyata dukungan tersebut hadir dari kepala desa se-Kecamatan Kecamatan Gumukmas, yang siap bersinergi maksimal dalam pelaksanaan kegiatan verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan, Senin, 20 April 2026.
Kepala Desa Menampu A'an Rofi'i, mewakili kepala desa se-Kecamatan Gumukmas menyampaikan sikap positifnya terhadap kebijakan Bupati yang menugaskan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk turun langsung ke lapangan. Menurutnya, langkah ini sangat strategis dan telah lama dinanti-nantikan guna memperbaiki tata kelola data sosial agar lebih akurat dan terkini.
"Kami atas nama kepala desa se-Kecamatan Gumukmas sangat mendukung dan menyambut program ini dengan baik sekali. Ini adalah langkah konkret dalam rangka mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jember yang digencarkan oleh Bupati Gus Fawait," ujar A'an Rofi'i.
A'an menjelaskan bahwa persoalan mengenai data penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Salah satu masalah krusial yang sering ditemukan adalah adanya ketidaksesuaian antara data yang tercatat dengan kondisi riil di lapangan.
"Seringkali kita temui fenomena di mana warga yang status sosial ekonominya sudah berubah atau sudah mampu secara finansial, ternyata masih tercatat dalam sistem dan tetap menerima bantuan. Di sisi lain, usulan dari pemerintah desa mengenai warga yang benar-benar membutuhkan dan berhak menerima, terkadang justru belum tersentuh karena data yang ada tidak berubah atau masih menggunakan data lama," paparnya.
Oleh karena itu, kegiatan verval data yang dilakukan oleh para ASN ini dinilai sangat krusial. Diharapkan, keterlibatan ASN ini tidak hanya menyelesaikan masalah di tingkat lokal, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat untuk segera merevisi dan memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar lebih akurat dan update.
"Semoga dengan adanya verval ini, data DTKS bisa diperbaharui sesuai kondisi terkini di lapangan. Jika memang status sosial warga sudah berubah menjadi lebih baik, maka bantuan bisa dialihkan kepada warga lain yang memang lebih berhak menerimanya. Sehingga penyaluran bansos benar-benar tepat sasaran dan menyentuh mereka yang membutuhkan," tegasnya.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, A'an Rofi'i memberikan arahan dan imbauan, baik kepada petugas maupun kepada masyarakat luas agar kegiatan berjalan kondusif.
Bagi para petugas atau ASN yang datang dari luar desa dan bertugas melakukan pengecekan data, dimohon untuk tidak langsung masuk ke wilayah warga tanpa pemberitahuan atau koordinasi terlebih dahulu.
"Apabila ada petugas dari luar desa, kami mohon untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan Ketua RT, Ketua RW, atau Kepala Dusun (Kasun) setempat. Hal ini penting agar kegiatan berjalan lancar, tertib, dan tetap menjaga kerukunan warga," jelasnya.
Sementara itu, kepada seluruh warga masyarakat, A'an meminta agar tidak merasa takut, was-was, atau khawatir saat dimintai data oleh petugas. Warga diharapkan dapat kooperatif dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas lainnya yang dibutuhkan sebagai bahan verifikasi.
"Kami imbau warga untuk tetap tenang dan tidak cemas. Justru data yang valid dan jujur ini untuk kebaikan bersama agar bantuan yang datang nantinya benar-benar tepat sasaran dan sampai ke tangan yang berhak menerima," tambahnya.
Menanggapi kendala teknis yang sering dihadapi, A'an mengakui bahwa banyak ASN yang merasa kesulitan atau kebingungan menemukan lokasi rumah sasaran, terutama jika mereka tidak mengenal daerah tersebut atau berasal dari luar wilayah Gumukmas.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihak desa telah menyiapkan langkah antisipasi. "Kami telah membagikan daftar kontak person dari para Kepala Dusun (Kasun). Nantinya para Kasun ini siap membantu mendampingi para ASN sampai ke alamat yang menjadi sasaran," ungkapnya.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para ASN yang mendapat tugas dari Bupati Jember dapat bekerja lebih efektif dan efisien, meminimalisir kesulitan teknis, serta lebih mudah diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.
Sementara itu, Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, menambahkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh para kepala desa di wilayahnya. Menurutnya, komunikasi yang baik antara unsur pemerintahan desa, pendamping, dan petugas dari luar adalah kunci keberhasilan program verval data ini.
"Kami berharap sinergi ini terus terjaga. Data yang akurat adalah fondasi utama dalam menentukan kebijakan pembangunan, khususnya dalam upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Jember. Dengan kerjasama yang solid, target yang dicanangkan Bupati Gus Fawait pasti akan tercapai," tutup Dannie. (rir)