KEPALA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN JEMBER, BOBBY ARIE SANDY AJAK PELAKU WISATA TANGKAP PELUANG RUTE BARU JEMBER-BALI
- 09 Desember 2025
- Dibaca 424 Kali
Bagikan Via:
KEPALA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN JEMBER, BOBBY ARIE SANDY AJAK PELAKU WISATA TANGKAP PELUANG RUTE BARU JEMBER-BALI
Warga Jember kini punya alasan baru untuk berbangga. Dibukanya dua jalur penerbangan, Jakarta–Jember dan Denpasar–Jember, benar-benar membawa angin segar bagi daerah ini. Perjalanan jadi lebih cepat, akses makin mudah, dan peluang pun terbuka lebar. Bagi masyarakat Jember, hadirnya rute ini bukan sekadar soal naik pesawat, tapi tentang harapan baru bagi ekonomi, pariwisata, dan masa depan daerah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, yang hadir saat launching rute baru Jember-Bali menyebut bahwa pembukaan rute penerbangan ini merupakan terobosan luar biasa dari Bupati Jember. Menurutnya, Jakarta kini menjadi pintu utama akses Jember ke pemerintah pusat dan pusat ekonomi nasional. Sementara Denpasar (Bali) menjadi gerbang menuju dunia pariwisata nasional bahkan internasional.
“Ini adalah potensi besar yang harus ditangkap bersama oleh seluruh stakeholder di Jember khususnya kami di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember,,” ungkap Bobby, Jumat (5/12/2025), usai pembukaan rute penerbangan Jember–Bali.
Tak ingin peluang ini berlalu begitu saja, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember langsung bersiap. Para pelaku wisata akan didorong untuk menyiapkan kemasan wisata yang menarik dan siap jual, khususnya untuk warga Bali dan Jakarta yang akan datang ke Kabupaten Jember. Dalam waktu dekat, pertemuan dengan pelaku pariwisata di Bali juga akan digelar sekaligus mengundang mereka datang langsung ke Jember.
“Kami ingin mendapatkan masukan langsung. Apa yang perlu diperbaiki, apa yang perlu diperkuat, agar Jember benar-benar siap menerima wisatawan dari berbagai daerah,” jelasnya.
Bobby menuturkan, Jember memiliki kekayaan wisata yang tidak dimiliki daerah lain. Dari mulai hulu-hilir tembakau yang menjadi identitas daerah, keberadaan Pusat Penelitian Kakao (Puslit Koka) yang menjadi satu-satunya di Indonesia, hingga Puncak Rembangan yang sejuk dan dekat dari pusat kota. Belum lagi edamame Jember yang telah menembus pasar ekspor serta pesona Pantai Papuma dengan keindahan lautnya yang memukau.
Semua potensi itu, lanjut Bobby, akan dikemas menjadi paket-paket wisata yang menarik bagi wisatawan dari Jakarta maupun Bali. Harapannya, wisatawan tak hanya datang, tetapi juga tinggal lebih lama, berbelanja lebih banyak, dan merasakan langsung keramahan Jember.
Dengan terbukanya jalur udara ini, Jember tak lagi sekadar daerah tujuan, melainkan simpul baru pertemuan antara ekonomi, budaya, dan pariwisata. Sebuah langkah kecil di udara, namun berdampak besar bagi masa depan Jember.