Konferensi Cabang PGRI Ledokombo 2026 Digelar, Camat Ajak Seluruh Guru Bersatu Wujudkan Kemajuan Pendidikan
- 11 Juni 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Konferensi Cabang PGRI Ledokombo 2026 Digelar, Camat Ajak Seluruh Guru Bersatu Wujudkan Kemajuan Pendidikan
JEMBER, 11 JUNI 2026 – Semangat persatuan dan komitmen untuk memajukan dunia pendidikan mewarnai pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Ledokombo Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pusat Kegiatan Guru (PKG) Kecamatan Ledokombo, Kamis (11/06/2026) pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Mengusung tema “PGRI Baru, Guru Bersatu, Jember Maju”, kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi para insan pendidikan untuk melakukan evaluasi organisasi, menyusun program kerja, sekaligus memilih kepengurusan baru PGRI Kecamatan Ledokombo periode 2026–2030.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S. STP., M. Si., Ketua PGRI Kabupaten Jember yang diwakili oleh H. Sholeh, Ketua PGRI Kecamatan Ledokombo Arif Efendi, S. Pd., serta dewan guru dari berbagai jenjang pendidikan se-Kecamatan Ledokombo.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PGRI yang diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat. Lagu tersebut menjadi simbol komitmen para guru untuk terus mengabdi kepada bangsa melalui dunia pendidikan serta menjaga marwah organisasi profesi yang selama ini menjadi rumah besar bagi para pendidik di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kecamatan Ledokombo, Arif Efendi, S.Pd., menyampaikan bahwa konferensi cabang merupakan agenda organisasi yang memiliki makna penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan dan program kerja PGRI.
Menurutnya, PGRI harus terus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks. Organisasi guru tidak hanya berfungsi sebagai wadah perjuangan profesi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Konferensi cabang ini bukan sekadar memilih pengurus baru, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan evaluasi atas perjalanan organisasi selama beberapa tahun terakhir. Kami berharap forum ini dapat menghasilkan kepengurusan yang amanah, solid, dan mampu membawa PGRI Ledokombo menjadi organisasi yang semakin maju dan bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” ujar Arif Efendi.
Sementara itu, Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Konfercab PGRI Kecamatan Ledokombo. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata demokrasi organisasi yang sehat sekaligus sarana memperkuat sinergi antarpendidik dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masa depan.
Camat Ledokombo menegaskan bahwa guru memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul. Oleh karena itu, organisasi profesi seperti PGRI harus mampu menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi, solidaritas, dan profesionalisme guru.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Ledokombo, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PGRI yang telah mengabdikan diri dalam memajukan pendidikan. Tema yang diangkat hari ini sangat relevan, karena kemajuan pendidikan hanya dapat terwujud apabila guru bersatu, saling mendukung, dan memiliki visi yang sama untuk membangun generasi masa depan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nino mengajak seluruh peserta konferensi untuk mendukung hasil pemilihan pengurus yang akan dilaksanakan dalam forum tersebut. Ia menekankan bahwa kepengurusan yang terpilih nantinya harus menjadi milik seluruh anggota PGRI, bukan kelompok tertentu.
“Saya berharap siapa pun yang terpilih menjadi pengurus PGRI Kecamatan Ledokombo periode 2026–2030 nantinya dapat kita dukung bersama. Mari kita berikan saran, masukan, dan dukungan yang konstruktif demi kemajuan organisasi. Jangan sampai perbedaan pilihan dalam proses demokrasi menjadi penghalang untuk tetap bersatu. Yang terpenting adalah bagaimana PGRI Ledokombo semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan,” tegas Camat Ledokombo.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan pendidikan saat ini menuntut adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, guru, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Oleh sebab itu, keberadaan PGRI diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif dalam memperjuangkan kepentingan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh H. Sholeh selaku perwakilan Ketua PGRI Kabupaten Jember. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa PGRI harus terus menjadi organisasi yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan anggotanya di tengah perubahan kebijakan pendidikan yang dinamis.
Menurutnya, konferensi cabang merupakan forum tertinggi di tingkat kecamatan yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk merumuskan langkah-langkah strategis organisasi ke depan.
“PGRI harus menjadi rumah besar yang nyaman bagi seluruh guru. Organisasi ini harus mampu memperkuat kompetensi, memperjuangkan kesejahteraan, dan menjaga solidaritas antaranggota. Saya berharap kepengurusan yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa PGRI Ledokombo semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.
Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan agenda inti konferensi cabang yang membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, evaluasi program kerja, penyampaian rekomendasi organisasi, serta proses pemilihan pengurus baru PGRI Kecamatan Ledokombo periode 2026–2030.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar hasil konferensi dapat membawa manfaat bagi organisasi, anggota, dan kemajuan pendidikan di Kecamatan Ledokombo.
Melalui Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Ledokombo Tahun 2026 ini, diharapkan lahir kepengurusan baru yang mampu mengakomodasi aspirasi para guru, memperkuat solidaritas organisasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Semangat “PGRI Baru, Guru Bersatu, Jember Maju” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi komitmen bersama dalam mencetak generasi unggul yang mampu membawa Ledokombo dan Kabupaten Jember menuju masa depan yang lebih baik.(yus)