Krisis Air Bersih Berlanjut, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter untuk 90 KK di Antirogo
- 10 September 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Krisis Air Bersih Berlanjut, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter untuk 90 KK di Antirogo
JEMBER, 10 SEPTEMBER 2026 – Kekeringan yang melanda Lingkungan Pelinggian, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuat puluhan keluarga masih bergantung pada bantuan air bersih. Hingga Kamis, 10 September 2026 distribusi air bersih telah memasuki tahap ke-18.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember kembali mendistribusikan air bersih ke wilayah tersebut pada Kamis siang. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.
TRC BPBD Jember M. Agus Shofarudin mengatakan, distribusi dilakukan berdasarkan permohonan bantuan dari Kelurahan Antirogo serta hasil asesmen lapangan yang dilakukan BPBD pada 5 Agustus 2026.
“Hasil asesmen menunjukkan warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau. Karena itu, distribusi air bersih direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala,” kata Agus.
Distribusi kali ini menyasar warga di RT 02/RW 08 dan RT 02/RW 07 Lingkungan Pelinggian. Total terdapat 90 kepala keluarga yang terdampak, terdiri dari 50 KK di RT 02/RW 08 dan 40 KK di RT 02/RW 07.
Tim BPBD Jember berangkat menuju lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan tiba sekitar pukul 11.30 WIB. Petugas kemudian melakukan pendistribusian air bersih kepada warga dengan dukungan BPBD Provinsi Jawa Timur.
Untuk memudahkan penampungan, di lokasi tersedia empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter. Dua tandon disediakan BPBD dan dua lainnya merupakan dukungan PMI.
Agus menjelaskan, bantuan air bersih akan terus dilakukan selama kondisi kekeringan masih berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan dasar warga. Berdasarkan rekomendasi penanganan, distribusi direncanakan dilakukan setiap dua hari sekali dengan kapasitas sekitar 5.000 liter setiap pengiriman.
“Distribusi akan dilakukan secara berkala, terutama ke wilayah yang masih mengalami kesulitan air bersih,” ujarnya.
Dengan tambahan distribusi pada Kamis, total bantuan air bersih yang telah disalurkan hingga 10 September 2026 mencapai 82.500 liter.
Kegiatan distribusi berlangsung aman dan kondusif tanpa kendala. Selain BPBD Kabupaten Jember dan BPBD Provinsi Jawa Timur, kegiatan tersebut melibatkan PMI, ketua RW, serta warga setempat.
Kondisi kekeringan ini menjadi perhatian karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Distribusi bantuan menjadi langkah penanganan sementara sembari menunggu solusi yang lebih berkelanjutan bagi wilayah yang berulang kali mengalami kesulitan air saat musim kemarau. (tgh)