logo ppid jember kim
Oleh : RSD. dr. Soebandi

Lembaga Pelatihan Nakes Terakreditasi A Kemenkes RI, RSD dr. Soebandi Gelar Pelatihan ACLS for Nurse

  • 25 April 2026
  • Dibaca 155 Kali
Bagikan Via:
lembaga-pelatihan-nakes-terakreditasi-a-kemenkes-ri-rsd-dr-soebandi-gelar-pelatihan-acls-for-nurse-20260428

Lembaga Pelatihan Nakes Terakreditasi A Kemenkes RI, RSD dr. Soebandi Gelar Pelatihan ACLS for Nurse

Henti jantung merupakan kondisi kegawatan yang sering ditemukan dalam praktek klinik jantung dan pembuluh darah. Penanganan secara cepat, tepat untuk mengurangi resiko kematian dapat diwujudkan jika terdapat tenaga kesehatan yg memiliki kemampuan dan kompetensi melakukan chain of survival saat henti jantung atau cardiac arrest terjadi melalui pelatihan ACLS.

RSD dr. Soebandi merupakan satu-satunya Rumah Sakit milik Pemkab Jember yang telah dipercaya oleh KEMENKES RI menjadi penyelenggara pelatihan bagi tenaga kesehatan dan meraih akreditasi dengan nilai A berupaya untuk senantiasa mengembangkan kompetensi tenaga kesehatan tidak hanya yang berada di lingkup RSD dr. Soebandi, tetapi juga tenaga kesehatan di Fasilitas Kesehatan lainnya melalui kegiatan Pelatihan Advanced Cardiovascular Life Support (ACLS) for Nurse.

Pelatihan ini diselenggarakan dengan metode blended learning, yaitu kombinasi pembelajaran daring dan luring untuk memberikan pemahaman teori sekaligus keterampilan praktik secara optimal. Kegiatan berlangsung selama 6 hari, terdiri dari 3 hari pembelajaran melalui Zoom Meeting dan 3 hari pelatihan luring secara tatap muka.

Kegiatan pelatihan secara resmi dibuka oleh dr. Firah Diansyah, Sp.B-KBD selaku Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan RSD dr. Soebandi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi perawat sangat penting, khususnya dalam penanganan pasien dengan kondisi gawat darurat jantung dan kardiovaskular.

Pelatihan ACLS ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan serta keselamatan pasien. Perawat harus memiliki keterampilan yang cepat, tepat, dan terstandar dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, terdiri dari 19 peserta dari RSD dr. Soebandi, 1 peserta dari RS Citra Husada, 1 peserta dari UNMUH Jember, 3 peserta dari RS Elizabeth, dan 1 peserta dari RS Bhayangkara Bondowoso.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi teori, simulasi kasus, hingga praktik langsung terkait penanganan kegawatdaruratan kardiovaskular sesuai standar ACLS. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, seluruh peserta akan memperoleh sertifikat resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai bukti kompetensi yang diakui secara nasional.

Melalui pelatihan ini, RSD dr. Soebandi berharap dapat terus menjadi pusat pengembangan kompetensi tenaga kesehatan yang profesional, unggul, dan berdaya saing, sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Galeri Foto