logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Longsor Terjang Bintoro Patrang, Pondasi Masjid dan Rumah Warga Ambrol

  • 09 Februari 2026
  • Dibaca 576 Kali
Bagikan Via:
longsor-terjang-bintoro-patrang-pondasi-masjid-dan-rumah-warga-ambrol-20260209

Longsor Terjang Bintoro Patrang, Pondasi Masjid dan Rumah Warga Ambrol

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kabupaten Jember mengakibatkan kejadian tanah longsor di wilayah Kecamatan Patrang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 15.09 WIB, di dua titik lokasi, yakni Jalan Brajangan Lingkungan Krajan Kelurahan Bintoro dan Lingkungan Mojan RT 01 RW 01 Desa Bintoro. Longsor mengakibatkan kerusakan pada pondasi bangunan milik warga dan fasilitas umum. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material tidak dapat dihindari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaporkan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi sejak Jumat, 6 Februari 2026. Berdasarkan laporan lapangan, hujan mulai turun sejak pukul 16.30 WIB dan terus berlangsung hingga malam hari. Sekitar pukul 20.00 WIB, tanah di sekitar saluran irigasi tidak mampu menahan debit air sehingga menggerus pondasi bangunan di sekitarnya. Kondisi tersebut menyebabkan longsoran yang berdampak langsung pada bangunan masjid dan rumah warga.

Dampak kejadian tanah longsor ini cukup signifikan. Pondasi masjid milik Perumahan Nadira Residence mengalami kerusakan ringan akibat tergerus aliran air hujan dengan ukuran longsoran sekitar 5 meter panjang dan 3 meter tinggi. Selain itu, pondasi rumah warga atas nama Erna Wati (44 tahun) dengan jumlah penghuni tiga jiwa juga ambrol akibat tergerus aliran sungai, dengan ukuran longsoran mencapai panjang 7 meter dan tinggi 3 meter. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan penghuni apabila tidak segera ditangani.

BPBD Kabupaten Jember melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) segera melakukan penanganan di lokasi kejadian. Upaya yang dilakukan meliputi koordinasi dengan perangkat desa setempat, pemasangan terpal pada titik longsor untuk mengurangi risiko longsor susulan, serta pendokumentasian kejadian. Selain itu, BPBD juga mendistribusikan bantuan logistik berupa satu paket siap saji sebanyak sembilan paket dan dua lembar terpal kepada warga terdampak. Hingga saat ini, tidak terdapat kendala berarti dalam proses penanganan di lapangan.

Kondisi terkini menunjukkan bahwa masjid milik perumahan sedang dalam proses perbaikan oleh pihak pengembang. Sementara itu, rumah warga di sekitar lokasi longsoran dinyatakan masih relatif aman untuk ditinggali dengan catatan tetap waspada terhadap potensi longsor lanjutan. BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan potensi tanah longsor, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan lereng rawan longsor. Pemerintah daerah juga diharapkan dapat melakukan evaluasi dan langkah mitigasi guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

Galeri Foto