Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Pancer Puger, DKPPP Jember Perkuat Koordinasi Penanganan Mamalia Laut
- 09 April 2026
- Dibaca 221 Kali
Bagikan Via:
Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Pancer Puger, DKPPP Jember Perkuat Koordinasi Penanganan Mamalia Laut
JEMBER, 09 APRIL 2026 – Seekor lumba-lumba ditemukan terdampar dalam kondisi mati di pesisir Pantai Pancer Puger, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, pada Rabu, 08 April 2026 pagi. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh masyarakat sekitar sekitar pukul 06.15 WIB.
Warga yang menemukan mamalia laut tersebut segera melaporkan kejadian itu kepada personel Marinir Satgas Pengamanan Pulau Nusa Barong. Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 06.30 WIB personel Marinir tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi bangkai lumba-lumba dengan dibantu masyarakat setempat.
Danpos Marinir Satgas PAM Pulau Nusa Barong, Didik Sunardi, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan secepat mungkin untuk mencegah dampak lanjutan.
“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 06.15 WIB terkait adanya satu ekor lumba-lumba yang terdampar di pesisir Pantai Pancer Puger dalam kondisi mati. Setelah itu, personel Marinir segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Didik Sunardi, Kamis 09 April 2026.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, lumba-lumba yang terdampar berjumlah satu ekor dengan panjang tubuh sekitar 2,5 meter, lingkar tubuh kurang lebih 90 sentimeter, dan berat diperkirakan mencapai 200 kilogram. Bangkai lumba-lumba kemudian dievakuasi dan dikuburkan sesuai prosedur guna menghindari pencemaran lingkungan serta potensi gangguan kesehatan masyarakat.
“Sekitar pukul 06.30 WIB kami tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi serta penguburan bangkai lumba-lumba dengan dibantu warga setempat. Langkah ini dilakukan agar tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun risiko kesehatan,” tambahnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember melalui Bidang Perikanan melakukan koordinasi dengan pihak Sealife serta satgas terkait. Koordinasi ini dilakukan sebagai upaya awal penanganan kejadian mamalia laut terdampar sekaligus penguatan sinergi lintas sektor.
Ke depan, DKPPP Kabupaten Jember juga akan menyusun rencana tindak lanjut serta standar operasional prosedur (SOP) penanganan mamalia laut terdampar apabila kejadian serupa kembali terjadi. Selain itu, masyarakat pesisir diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan mamalia laut terdampar sebagai langkah penanganan dini dan upaya perlindungan ekosistem laut di wilayah Kabupaten Jember. (div)