Lupa Mematikan Api Tungku, Dapur Rumah Lansia di Silo Jember Terbakar
- 27 Mei 2026
- Dibaca 75 Kali
Bagikan Via:
Lupa Mematikan Api Tungku, Dapur Rumah Lansia di Silo Jember Terbakar
JEMBER, 27 MEI 2026 - Sebuah rumah milik warga lanjut usia di Dusun Krajan, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, mengalami kebakaran pada bagian dapur akibat api tungku yang diduga belum sepenuhnya padam. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026 malam, dan menyebabkan kerusakan ringan pada atap dapur serta sejumlah peralatan rumah tangga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan asesmen dan pendistribusian bantuan logistik kepada korban pada Rabu 27 Mei 2026. Korban diketahui bernama Misja (61), seorang warga yang tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kabupaten Jember, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika korban selesai memasak menggunakan tungku tradisional. Setelah memasak, korban mengira api telah padam dan kemudian pergi ke rumah saudaranya.
Namun sekitar pukul 20.00 WIB, api dari sisa bara tungku kembali menyala dan membakar peralatan dapur di sekitar lokasi. Kobaran api kemudian membesar dan merambat hingga mengenai bagian atap dapur rumah.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya sambil mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Berkat kesigapan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB sebelum merembet ke bagian rumah lainnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan kerusakan pada atap dapur serta sejumlah peralatan dapur milik korban ikut terbakar.
Pada Rabu pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat dan koordinasi bersama relawan Gumitir serta warga setempat. Selain asesmen kerusakan, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako, paket kebersihan, makanan siap saji, lauk pauk, selimut, sandang, family kit, terpal, paket lansia, hingga peralatan dapur dan makan.
Saat ini kondisi lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Warga telah bergotong royong membersihkan material sisa kebakaran, sementara bagian atap dapur yang rusak sementara ditutup menggunakan terpal bantuan dari BPBD.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Firman Arifianto, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun peralatan memasak tradisional.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan api benar-benar padam setelah selesai memasak, terutama penggunaan tungku tradisional yang masih menyisakan bara api. Hal kecil seperti ini bisa memicu kebakaran jika tidak diperhatikan,” ujarnya.
BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan agar pihak desa melakukan tindak lanjut penanganan pascakejadian sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait potensi bahaya kebakaran rumah akibat kelalaian penggunaan api di lingkungan permukiman. (bob)