Lurah Banjarsengon Hadiri Penerjunan KKN Tematik Aswaja UIJ 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Mahasiswa
- 11 Juli 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Lurah Banjarsengon Hadiri Penerjunan KKN Tematik Aswaja UIJ 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Mahasiswa
JEMBER, 11 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Patrang menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Aswaja Universitas Islam Jember Tahun 2026 dalam acara resmi yang digelar di Kantor Kecamatan Patrang, Kamis (9/7/2026) pukul 12.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin Camat Patrang, Ajib, S.IP., serta dihadiri enam lurah se-Kecamatan Patrang, termasuk Lurah Banjarsengon Sudik Haryono, S.Sos., M.Si. Perwakilan dari Universitas Islam Jember beserta puluhan mahasiswa peserta KKN juga tampak hadir memenuhi aula kecamatan.
Penerjunan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Nomor 005/417/35.09.02/2026 yang diterbitkan pada 7 Juli 2026. Melalui program KKN Tematik Aswaja, mahasiswa akan disebar ke enam kelurahan di wilayah Kecamatan Patrang, yakni Bintoro, Banjarsengon, Slawu, Baratan, Gebang, dan Jumerto.
Dalam sambutannya, Camat Patrang menegaskan bahwa KKN ini dirancang untuk mengimplementasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu membantu pemerintah kelurahan dalam percepatan pembangunan, penguatan keagamaan yang moderat, pemberdayaan UMKM, hingga digitalisasi pelayanan publik.
Menanggapi hal tersebut, Lurah Banjarsengon Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan mahasiswa. Ia menyebut kehadiran KKN sebagai momentum untuk menghadirkan program yang solutif dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
"Kami menyambut baik adik-adik mahasiswa KKN UIJ di Kelurahan Banjarsengon. Kehadiran mereka tentu membawa energi baru. Saya sudah instruksikan jajaran kelurahan untuk terbuka mendampingi, memfasilitasi data, dan menghubungkan mahasiswa dengan tokoh masyarakat. Harapannya, program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan warga, terutama penguatan nilai Aswaja yang toleran dan pemberdayaan UMKM," ujar Sudik Haryono.
Ia menambahkan, pihaknya mendorong mahasiswa agar berani berinovasi namun tetap menjalin koordinasi dengan kelurahan. "Mari kita jadikan KKN ini ruang belajar bersama. Mahasiswa dapat ilmu lapangan, warga dapat manfaat nyata," tegasnya.
Selama masa KKN, mahasiswa akan menjalankan program tematik berdasarkan hasil pemetaan masalah di tiap kelurahan. Fokus program meliputi bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan lingkungan, hingga penguatan ekonomi warga.
Pemerintah Kecamatan Patrang berharap kolaborasi antara akademisi, aparatur kelurahan, dan masyarakat ini dapat mewujudkan kelurahan yang mandiri, religius, dan berdaya saing.(sgk)