logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Lurah Patrang Pastikan Dapur Rumah Warganya yang Terdampak Longsor Aman Dihuni

  • 07 April 2026
  • Dibaca 210 Kali
Bagikan Via:
lurah-patrang-pastikan-dapur-rumah-warganya-yang-terdampak-longsor-aman-dihuni-20260407

Lurah Patrang Pastikan Dapur Rumah Warganya yang Terdampak Longsor Aman Dihuni

JEMBER, 07 APRIL 2026 – Lurah Patrang, Hariyono, meninjau pembangunan dapur milik Bu Robi, warga terdampak longsor di lingkungan Krajan RT 1 RW 17, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Senin 06 April 2026. 

Peninjauan dilakukan bersama jajaran pegawai kelurahan guna memastikan progres pembangunan sekaligus mengecek kondisi keamanan lokasi pascabencana.

“Hari ini kami berada di rumah Bu Robi, salah satu warga yang terdampak longsor di bagian belakang rumahnya, tepatnya di area mushala dan taman,” ujar Hariyono di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, hingga saat ini progres pembangunan dapur telah mencapai sekitar 95 persen. Pembangunan dilakukan secara mandiri oleh pemilik rumah dengan pendampingan dari pihak kelurahan serta dukungan pemerintah daerah.

“Kita lihat bersama, kondisinya sudah hampir selesai. Bu Robi juga sudah bisa menempati rumahnya dengan aman,” imbuhnya.

Longsor yang terjadi pada 18 Januari lalu sempat menimbulkan kekhawatiran warga sekitar. Sejak kejadian, pihak kelurahan bersama unsur terkait melakukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, terutama saat curah hujan tinggi.

“Setiap hari kami datang ke sini untuk memastikan kondisi warga aman. Jangan sampai ada kejadian susulan yang bisa menimbulkan korban jiwa. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada masalah,” tegas Hariyono.

Ia juga mengapresiasi kewaspadaan warga setempat yang dinilai sigap dalam menghadapi kondisi darurat. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan risiko bencana.

Sementara itu, warga yang akrab disapa Bu Robi itu mengaku sempat mengungsi ke rumah anaknya saat kejadian berlangsung karena khawatir terjadi longsor susulan. “Malam itu saya langsung mengungsi karena takut ada longsor lagi,” ujarnya.

Ia juga segera melaporkan kejadian tersebut melalui kanal pengaduan “Wadul Guse” yang kemudian mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Jember.

“Besoknya langsung ditindaklanjuti. Tim dari pemkab, kecamatan, dan kelurahan datang melakukan asesmen,” katanya.

Dengan pembangunan yang hampir rampung, Bu Robi berharap kondisi lingkungan tempat tinggalnya tetap aman dan tidak terjadi bencana serupa di kemudian hari. (yud)

Galeri Foto