Gerakan PSN di Ambulu Perkuat Kesadaran Warga Cegah DBD
- 24 Mei 2026
- Dibaca 53 Kali
Bagikan Via:
Gerakan PSN di Ambulu Perkuat Kesadaran Warga Cegah DBD
JEMBER, 24 MEI 2026 - Upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus digencarkan di wilayah Kecamatan Ambulu melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Pada Jumat, 22 Mei 2026, kegiatan PSN digelar di Balai Desa Bregoh, Desa Sumberejo, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari TP PKK desa, perangkat desa, kader kesehatan, hingga warga setempat.
Kegiatan yang mengusung semangat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tersebut berlangsung antusias. Warga bersama-sama melakukan pemeriksaan lingkungan, membersihkan saluran air, menguras tempat penampungan air, serta menata area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Dalam kegiatan itu, petugas memeriksa sebanyak 298 rumah warga di Desa Sumberejo. Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat 42 rumah yang positif ditemukan jentik nyamuk. Temuan tersebut menjadi perhatian bersama agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan rutin menerapkan gerakan 3M, yakni menguras, menutup, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air.
Selain kerja bakti lingkungan, kader kesehatan juga memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai bahaya DBD dan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Sosialisasi dilakukan dari rumah ke rumah agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami warga.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Ambulu, Fahrul Asrori, S.H., turut hadir bersama jajaran pemerintah desa dan tenaga kesehatan. Ia mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Sumberejo dalam mendukung program kesehatan lingkungan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pencegahan penyakit dimulai dari lingkungan yang sehat dan partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan PSN tersebut, Desa Sumberejo diharapkan semakin bersih, sehat, dan terbebas dari ancaman DBD, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit sejak dini. (hen)