Lurah Tegalgede, Dedikasi tanpa Libur Jelang Lebaran untuk Warga
- 19 Maret 2026
- Dibaca 242 Kali
Bagikan Via:
Lurah Tegalgede, Dedikasi tanpa Libur Jelang Lebaran untuk Warga
JEMBER, 19 MARET 2026 – Di tengah hiruk-pikuk persiapan Hari Raya Idul Fitri 2026, Lurah Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Shierley Aisyah, ST, MM, justru menunjukkan komitmen luar biasa. Meski cuti bersama telah dimulai Rabu, 18 Maret 2026, ia tetap turun langsung mengantarkan paket sembako kepada tujuh warga kurang mampu di Jalan Tawangmangu, Kelurahan Tegalgede.
Perempuan yang baru dilantik sebagai lurah pada September 2025 itu bukanlah figur baru di lingkungan tersebut. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (Kasi PMKS) di kelurahan yang sama.
Pengalaman panjang di bidang sosial membuatnya peka terhadap kebutuhan warga. Lulusan Sarjana Teknik (ST) dan Magister Manajemen (MM) ini dikenal sebagai pemimpin yang responsif dan dekat dengan masyarakat.
Arahan Bupati Jember Muhammad Fawait agar tidak ada warga kekurangan bahan pokok jelang Lebaran langsung ditindaklanjuti. Ia memimpin pendataan cepat, mengidentifikasi warga rentan di RT 01/RW 06 (tiga orang), RT 03/RW 06 (dua orang), dan RT 04/RW 06 (dua orang). Tanpa menunggu lama, bersama staf, bantuan diantar langsung ke rumah-rumah warga mulai pukul 09.00 WIB.
“Bantuan ini memastikan warga bisa menikmati hari raya dengan tenang, tanpa khawatir kekurangan bahan makanan,” ujarnya. Salah satu penerima, Bu Santi (68), warga Jalan Tawangmangu, mengaku terbantu besar. “Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Lurah. Semoga amanah selalu,” katanya haru.
Dedikasi lurah perempuan itu tidak hanya terlihat saat Lebaran. Sejak menjabat, ia aktif mengoptimalkan pelayanan publik. Ia memimpin rapat evaluasi kinerja, memfasilitasi penyelesaian sengketa tanah secara netral, mengoptimalkan pelayanan kesehatan melalui sinergi dengan puskesmas dan bidan, serta mendukung distribusi bantuan pangan rutin seperti beras dan minyak goreng kepada ratusan keluarga penerima manfaat (KPM).
Kunjungan rutin ke lansia miskin dan pendataan berkala juga menjadi agenda bulanan. Bahkan, ia turut mengusulkan program bedah rumah bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak.
Kepemimpinannya mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Keluarga Informasi Masyarakat (KIM) Tegalgede yang mendoakan kelurahan semakin harmonis di bawah kepemimpinannya. Mahasiswa FISIP Universitas Jember pun mewawancarainya terkait inovasi pelayanan kelurahan.
Baginya, jabatan lurah bukan sekadar posisi, melainkan amanah untuk melayani. “Kerja keras ini untuk warga Tegalgede agar merasa diperhatikan, terutama di momen-momen penting seperti Ramadan dan Idul Fitri,” tuturnya.
Komitmen tersebut menjadi teladan bahwa pelayanan publik sejati tak mengenal waktu libur, melainkan terus bergerak demi kesejahteraan masyarakat. (aji)