logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Menganyam Manisnya Harapan dari Daging Durian: Pelatihan Olahan Selai Durian Dorong Inovasi Industri Rumahan Jember

  • 08 Desember 2025
  • Dibaca 272 Kali
Bagikan Via:
menganyam-manisnya-harapan-dari-daging-durian-pelatihan-olahan-selai-durian-dorong-inovasi-industri-rumahan-jember-20251208

Menganyam Manisnya Harapan dari Daging Durian: Pelatihan Olahan Selai Durian Dorong Inovasi Industri Rumahan Jember

Pada suatu pagi yang lembut di awal Desember, ketika matahari belum sepenuhnya bangun dari peraduannya, angin membawa aroma kesejukan yang menyelinap masuk melalui celah-celah jendela Hotel Bintang Mulia Jember. Daun-daun yang bergerak pelan memantulkan cahaya keemasan, seolah alam tengah merestui sebuah pertemuan penting yang digelar di dalam salah satu ruang pertemuan hotel tersebut. Para peserta yang hadir membawa hati yang penuh harapan, tangan yang siap belajar, dan pikiran yang siap menerima ilmu baru. Di sanalah, sebuah perjalanan kecil menuju kemandirian ekonomi dimulai melalui Pelatihan Olahan Makin Selai Durian, sebuah kegiatan yang bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi sebuah langkah nyata untuk membangun inovasi olahan pangan berbasis potensi lokal.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jember pada Senin, 08 Desember 2025, ini menjadi wadah penting bagi masyarakat yang ingin mengembangkan keterampilan mengolah durian menjadi produk makanan bernilai jual tinggi. Di tengah semarak geliat industri rumahan yang terus berkembang, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas produk lokal sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas.
Sebagai tanda penghormatan dan wujud persatuan, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu wajib nasional. Alunan lagu itu menggema memenuhi ruangan, mengikat seluruh peserta dalam satu rasa: semangat untuk maju dan berkembang membawa nama Jember sebagai daerah yang kaya akan kreativitas serta inovasi berbasis potensi lokal.
Setelah lagu usai dinyanyikan, kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jember, Bapak Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., yang diwakili oleh Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan, Ibu Neni Suharno Putri, S.T. Dalam sambutannya, Ibu Neni menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung dan memfasilitasi peningkatan kapasitas pelaku IKM, khususnya di bidang olahan pangan. Beliau menegaskan bahwa durian sebagai salah satu komoditas unggulan di beberapa wilayah Jember memiliki potensi besar untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomis, salah satunya selai durian yang memiliki daya simpan tinggi, cita rasa kuat, dan permintaan pasar yang stabil.
Memasuki sesi inti kegiatan, peserta dipandu oleh narasumber ahli dari Politeknik Negeri Jember yang telah lama berkecimpung dalam bidang teknologi pengolahan pangan. Dengan penyampaian materi yang runtut, sistematis, dan disampaikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, narasumber menjelaskan secara detail tahapan pembuatan selai durian mulai dari pemilihan buah, cara mengolah daging durian, pengaturan tekstur, penambahan bahan pendukung, hingga teknik pemanasan yang tepat untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.
Tidak berhenti pada aspek teknis pengolahan, narasumber juga memberikan wawasan penting mengenai legalitas produk pangan suatu hal yang sering kali diabaikan oleh pelaku usaha kecil. Penjelasan mengenai pentingnya sertifikasi PIRT, standar kebersihan dalam pengolahan, prosedur pelabelan yang benar, hingga cara pengemasan yang higienis dan memenuhi standar keamanan pangan menjadi fokus pembahasan. Dengan penjelasan ini, peserta memahami bahwa memproduksi selai durian bukan hanya soal rasa dan aroma, tetapi juga memenuhi tanggung jawab sebagai produsen yang harus menjamin keamanan konsumennya.
Setelah sesi materi selesai, suasana pelatihan berubah menjadi lebih interaktif dan dinamis. Para instruktur memandu seluruh peserta untuk melakukan praktik langsung pembuatan selai durian, dimulai dari proses paling dasar hingga tahap akhir. Setiap peserta tampak antusias mengikuti arahan, memperhatikan gerakan tangan instruktur, serta mencermati perubahan warna dan tekstur pada adonan selai. Inilah momen di mana ilmu teori diuji dan dipadukan dengan keterampilan lapangan.
Ruangan perlahan dipenuhi aroma durian yang khas dan menggugah selera. Para peserta dengan tekun mengaduk, menimbang, memanaskan, hingga memastikan selai mencapai konsistensi yang tepat tidak terlalu cair, tidak terlalu pekat, dan tetap mempertahankan cita rasa durian yang autentik. Suasana penuh tawa kecil, percakapan ringan, dan antusiasme itu mencerminkan betapa pelatihan ini tidak hanya memberikan ilmu baru, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang membangun kepercayaan diri bagi para peserta.
Setelah proses praktik selesai, para peserta diperbolehkan mencicipi hasil olahan mereka sendiri. Beberapa dari mereka tampak bangga karena berhasil membuat selai yang lembut dan harum, sementara lainnya merasa semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha olahan berbahan dasar durian. Melalui momen itu, mereka memahami bahwa setiap langkah dalam proses pengolahan memiliki makna dan dampaknya tersendiri terhadap kualitas akhir produk.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pelatihan kembali resmi ditutup oleh Ibu Neni Suharno Putri, S.T., mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jember. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas keseriusan dan antusiasme mereka selama proses pelatihan. Beliau berharap bahwa ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan usaha masing-masing, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan dan penguatan sektor industri rumahan di Kabupaten Jember.
Pelatihan Olahan Makin Selai Durian ini menjadi lebih dari sekadar acara edukasi teknis. Ia adalah representasi dari harapan, kerja keras, dan keberanian masyarakat Jember untuk melangkah lebih jauh dalam dunia usaha. Melalui dukungan pemerintah, bimbingan ahli, serta semangat peserta, potensi durian tak lagi dipandang sebagai buah musiman, melainkan sebagai komoditas bernilai tinggi yang dapat diproduksi dan dipasarkan sepanjang tahun.
Di bawah langit Jember pada siang hari itu, para peserta pulang tidak hanya membawa pengetahuan baru, tetapi juga membawa pulang harapan manis yang terbungkus dalam kemasan kecil: selai durian hasil buatan tangan mereka sendiri. Sebuah produk sederhana yang mungkin suatu hari kelak akan menjadi sumber penghidupan yang lebih mapan, membuka peluang usaha baru, dan menjadi bukti bahwa setiap langkah kecil menuju kemandirian adalah langkah besar bagi masa depan.
Dan demikianlah, dari sebuah ruangan sederhana di Hotel Bintang Mulia Jember, sebuah cerita tentang durian, kreativitas, dan masa depan yang lebih manis pun lahir.

Galeri Foto