Menikmati Nostalgia Tempo Dulu di Kampoeng Jadoel Desa Keting, Masih Buka hingga Akhir Pekan
- 18 Agustus 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
Menikmati Nostalgia Tempo Dulu di Kampoeng Jadoel Desa Keting, Masih Buka hingga Akhir Pekan
JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 – Bagi masyarakat yang ingin merasakan suasana masa lalu sekaligus berburu kuliner tradisional, Kampoeng Jadoel Desa Keting menjadi destinasi wisata budaya yang tidak boleh dilewatkan minggu ini.
Festival bernuansa nostalgia tersebut resmi dibuka sejak Senin, 17 Agustus 2026, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Acara ini masih terus berlangsung dan siap memanjakan pengunjung hingga Minggu, 23 Agustus 2026 mendatang.
Berpusat di area kantor Forum Organisasi Sosial - Peduli Sesama Kita (FOS-PSK) Desa Keting, Kecamatan Jombang, acara tahunan ini sukses menyedot perhatian warga lokal maupun luar daerah sejak hari pertama.
Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya stan-stan jajanan kuno. Ornamen dekorasi bambu dan obor tradisional turut membawa ingatan pengunjung kembali ke atmosfer kehidupan pedesaan era puluhan tahun silam.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah semakin menambah bobot dan kemeriahan acara. Sekretaris Camat (Sekcam) Jombang, Achmad David Fatahilah, S.Sos., hadir langsung mewakili Bupati Jember pada pembukaan acara.
Dalam sambutannya, Achmad David menyampaikan apresiasi mendalam terhadap konsistensi dan kreativitas Pemerintah Desa Keting dalam merawat serta melestarikan warisan kebudayaan leluhur.
"Sesuai arahan Bapak Bupati, kami sangat mendukung penuh ruang-ruang kreativitas warga seperti ini. Kampoeng Jadoel bukan sekadar tempat hiburan visual dan santapan semata, melainkan media edukasi budaya yang sangat efektif untuk menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi luhur serta kearifan lokal di tengah pesatnya arus modernisasi," tuturnya.
Tidak hanya menyajikan pertunjukan seni rakyat dan dekorasi kuno, gelaran ini juga menjadi panggung utama bagi belasan makanan serta minuman tradisional yang mulai langka di pasaran modern.
Sajian seperti tiwul, gatot, cenil, lupis, hingga minuman rempah tradisional disajikan secara autentik oleh warga setempat menggunakan wadah gerabah dan dedaunan alami.
Senada dengan hal tersebut, Pj. Kepala Desa Keting, Marsudi, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan gelaran ini.
Ia mengimbau dan mengajak masyarakat luas dari dalam maupun luar Kabupaten Jember untuk hadir bersama keluarga guna meramaikan rangkaian acara yang buka setiap hari mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.
"Kemeriahan baru saja dimulai. Kami mengundang seluruh warga untuk hadir menikmati aneka kuliner langka dan suasana khas tempo dulu yang kami sajikan hingga akhir pekan nanti. Event ini sekaligus menjadi ajang pemberdayaan ekonomi bagi UMKM warga desa kami," ujar Marsudi.
Penyelenggaraan Kampoeng Jadoel Desa Keting diharapkan tidak hanya menjadi pengisi kemeriahan HUT ke-81 RI, tetapi juga mampu menggerakkan potensi ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan serta mempererat tali silaturahmi antarwarga. (nay)