Menjaga Senyum Anak Bangsa, Satpol PP Jember Bersinergi Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Perundungan
- 10 Juli 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Menjaga Senyum Anak Bangsa, Satpol PP Jember Bersinergi Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Perundungan
JEMBER, 10 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengambil langkah progresif dalam memberikan perlindungan total terhadap anak di lingkungan pendidikan. Melalui agenda "Deklarasi, Sosialisasi, dan Implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman" yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat 10 Juli 2026, Pemkab Jember resmi membangun sinergi lintas sektoral dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai pilar pengayom generasi muda.
Acara yang dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini memuncak pada prosesi penandatanganan komitmen bersama. Kehadiran Satpol PP dalam deklarasi ini menandai babak baru: kenyamanan sekolah bukan lagi sekadar tanggung jawab internal guru, melainkan wujud kepedulian kolektif seluruh aparatur daerah.
Sinergi ini dirancang untuk memastikan ekosistem belajar yang ramah, inklusif, berkualitas, serta bersih dari aksi kekerasan maupun perundungan yang dapat mengancam masa depan anak.
Deklarasi bersama ini diharapkan menjadi stimulus bagi seluruh sekolah di Kabupaten Jember untuk memperketat sistem pengawasan dan membangun komunikasi yang lebih humanis dengan para siswa. Melalui keterlibatan aktif Satpol PP, pengawasan di sekitar area sekolah pada jam-jam rawan akan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan edukatif guna meminimalkan potensi kenakalan remaja.
Kepala Satpol PP Kabupaten Jember, Bambang Rudianto, S.Sos., menegaskan bahwa jajarannya siap memberikan dukungan penuh secara humanis demi menyukseskan program ini. Menurutnya, menciptakan rasa aman bagi anak-anak adalah prioritas utama agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter.
"Kami di Satpol PP berkomitmen penuh mengawal implementasi deklarasi ini dengan pendekatan yang humanis dan bersahabat bagi anak-anak. Satpol PP tidak hanya bertugas menjaga ketertiban umum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan aset masa depan Jember dapat belajar dengan tenang tanpa dibayangi rasa takut. Sinergi antar-OPD adalah kunci. Kami siap mengintensifkan patroli simpatik dan ruang dialog ke sekolah-sekolah untuk mencegah potensi gangguan ketertiban, termasuk tindakan perundungan," ujar Bambang Rudianto.
Melalui momentum ini, Pemkab Jember berharap seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah dapat terus berjalan beriringan. Langkah nyata yang berkelanjutan ini diharapkan mampu mengakar kuat, demi mewujudkan Kabupaten Jember sebagai rumah yang aman, hangat, dan ramah bagi tumbuh kembang seluruh anak didik. (luq)