logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Mitigasi Risiko Lingkungan, Dapur MBG Patrang Didorong Adopsi Sistem IPAL Standar

  • 18 Mei 2026
  • Dibaca 124 Kali
Bagikan Via:
mitigasi-risiko-lingkungan-dapur-mbg-patrang-didorong-adopsi-sistem-ipal-standar-20260518

Mitigasi Risiko Lingkungan, Dapur MBG Patrang Didorong Adopsi Sistem IPAL Standar

JEMBER, 18 MEI 2026 - Pemerintah Kelurahan Baratan terus mengawal ketat penataan lingkungan di wilayahnya. Sebagai kelanjutan dari inspeksi lapangan pekan lalu, pihak kelurahan hari ini, Senin 18 Mei 2026, menggelar pertemuan resmi dengan mengundang pengurus lokal Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Baratan Patrang #003.

​Langkah ini diambil untuk mempercepat realisasi pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang standar. Mengingat pemilik utama atau pengambil keputusan tertinggi Dapur MBG tersebut berdomisili di luar kota, Kelurahan Baratan menekankan kepada pengurus lokal yang hadir untuk segera menyampaikan urgensi situasi ini kepada sang pemilik.

​Pihak kelurahan mendesak agar manajemen pusat segera melakukan tindakan nyata, terutama melakukan koordinasi teknis dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember untuk mengatasi masalah limbah cair dapur berkapasitas 3.000 porsi per hari tersebut.

​Sekretaris Kelurahan Baratan, Denny Wijiyati, S.AP., menyatakan bahwa pertemuan ini bukan bentuk pembatasan, melainkan wujud pembinaan agar program nasional yang sangat baik ini dapat memiliki legitimasi sosial yang kuat dari warga sekitar.

​"Pertemuan hari ini adalah bentuk komitmen kami dalam mengawal kenyamanan warga sekaligus menjaga keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis. Kami memahami pengurus di lapangan memiliki keterbatasan wewenang, oleh karena itu kami menekankan agar pemilik dapur yang berada di luar kota bisa segera merespons cepat situasi ini," ujar Denny Wijiyati.

​Denny Wijiyati juga memberikan apresiasi terhadap sikap kooperatif yang sejauh ini ditunjukkan oleh para pengurus lokal di Baratan. Ia optimistis sinergi ini akan menghasilkan solusi terbaik bagi semua pihak.

​"Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan sikap kooperatif teman-teman pengurus dapur di lapangan yang sangat responsif terhadap masukan warga. Program MBG ini memiliki misi mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak kita, dan kami yakin, dengan standarisasi instalasi limbah yang tepat dari DLH, program ini akan berjalan lebih berkah, lancar, dan mendapat dukungan penuh secara harmonis dari lingkungan sekitar," tambah Denny Wijiyati.

​Dalam pertemuan tersebut, pihak pengurus lokal Dapur MBG menyanggupi untuk segera meneruskan poin-poin penekanan kelurahan kepada pemilik di luar kota. Mereka berkomitmen untuk menjembatani komunikasi agar langkah-langkah administratif dan teknis bersama DLH Jember dapat dieksekusi dalam waktu dekat. (fzr)

Galeri Foto