Mitigasi Risiko Opla Jadi Fokus Koordinasi DTPHP Jember dan Tim Teknis
- 26 Oktober 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Mitigasi Risiko Opla Jadi Fokus Koordinasi DTPHP Jember dan Tim Teknis
JEMBER, 26 OKTOBER 2026 — Kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan menjadi salah satu hal penting dalam memastikan kegiatan optimasi lahan (Opla) memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, koordinasi antara konsultan pengawas dan tim teknis perlu diperkuat sejak pelaksanaan kegiatan.
Upaya ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Konsultan Pengawas Kegiatan Opla dengan Tim Teknis yang berlangsung di Aula Besar Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Senin pagi, 26 Oktober 2026.
Rapat yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Pertanian, Khurnia Widyastutik, beserta jajaran, konsultan pengawas, dan tim teknis kegiatan Opla.
Fokus koordinasi diarahkan pada mitigasi risiko agar pelaksanaan Opla tetap sesuai dengan perencanaan. Langkah ini penting untuk menekan kemungkinan terjadinya ketidaksesuaian di lapangan maupun pelaksanaan kegiatan yang tidak memberikan dampak optimal terhadap peningkatan ketahanan pangan.
“Menekan risiko ketidaksesuaian kegiatan Opla dengan perencanaan ataupun menekan kemungkinan kegiatan tidak berdampak terhadap peningkatan ketahanan pangan,” demikian rumusan manfaat kegiatan dalam informasi yang disampaikan.
Keterlibatan konsultan pengawas dan tim teknis menjadi bagian penting dalam pengawalan pelaksanaan kegiatan. Melalui koordinasi, potensi kendala dapat menjadi perhatian bersama sehingga pelaksanaan Opla tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga pada kesesuaian dengan rencana dan manfaat yang dituju.
Bagi DTPHP Kabupaten Jember, mitigasi risiko menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pengawalan kegiatan Opla. Dengan pelaksanaan yang terarah dan sesuai perencanaan, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Jember. (fan)