logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Monev Atensi di Kebonsari, Penerima Bantuan Katarak dan Kacamata Didorong Mandiri dan Bahagia

  • 17 Maret 2026
  • Dibaca 171 Kali
Bagikan Via:
monev-atensi-di-kebonsari-penerima-bantuan-katarak-dan-kacamata-didorong-mandiri-dan-bahagia-20260317

Monev Atensi di Kebonsari, Penerima Bantuan Katarak dan Kacamata Didorong Mandiri dan Bahagia

JEMBER, 17 MARET 2026 – Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan monitoring dan evaluasi (monev) program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan mendatangi langsung lima orang penerima manfaat yang tersebar di tiga lingkungan.

Petugas Kemensos, Firda Agustin, bersama Lurah Kebonsari Edi Hariyanto, S.Sos, mengunjungi penerima bantuan operasi katarak gratis dan bantuan kacamata. Lokasi penerima berada di Lingkungan Sumberdandang (1 orang), Krajan (2 orang), dan Sadengan (2 orang).

Firda Agustin menjelaskan, monev ini bertujuan memastikan keberhasilan program Atensi yang telah disalurkan kepada masyarakat. “Monev kali ini adalah monev Atensi. Penerima manfaat di antaranya ada penerima kacamata dan penerima operasi katarak gratis. Tujuannya untuk mengecek apakah program kami itu bermanfaat dan memang sukses untuk para penerima manfaat,” ujarnya.

Ia menambahkan, evaluasi khusus dilakukan pada penerima operasi katarak. “Kalau dari operasi katarak, tentu saja kita melihat bagaimana kondisi penglihatannya sekarang, apakah operasi tersebut benar-benar sukses. Apakah sudah bisa melihat jelas, kemudian tingkat kemandiriannya, serta apakah mereka menjadi lebih bahagia dengan adanya program tersebut. Hal yang sama juga berlaku untuk penerima bantuan kacamata,” imbuh Firda.

Sementara itu, Lurah Kebonsari Edi Hariyanto menyampaikan hasil monev menemukan dua dari lima penerima manfaat belum menjalani operasi katarak. “Selasa ini ada kegiatan monev dari Kementerian Sosial terkait penerima manfaat, yaitu lima orang penerima operasi katarak dan kacamata. Dari hasil monev, ada dua orang yang belum melakukan operasi karena kesalahan informasi,” ungkapnya.

Menurut Edi, penundaan tersebut dipengaruhi informasi yang kurang tepat di masyarakat. “Mungkin karena terpengaruh omongan orang lain bahwa setelah operasi akan berakibat lebih jelek. Sehingga untuk dua orang tersebut akan kita datangi untuk diberikan motivasi dan edukasi melalui PSM maupun korling agar mau menjalani operasi, sehingga bisa sembuh dan kembali beraktivitas dengan penglihatan yang lebih baik,” jelasnya. Sementara itu, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP, MM, saat dimintai pendapatnya via WhatsApp terkait program monev di Kebonsari hapenya masih centang satu.

Melalui monev ini, Kementerian Sosial berharap program Atensi benar-benar memberikan dampak positif. Peningkatan kualitas hidup penerima manfaat di Kelurahan Kebonsari menjadi fokus utama agar mereka dapat kembali mandiri dan bahagia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap bantuan sosial tepat sasaran dan berkelanjutan. Monitoring langsung ke lapangan diharapkan menjadi model bagi wilayah lain di Indonesia. (sar)

Galeri Foto