Muspika Kaliwates Matangkan Pemberangkatan Haji Kloter 96, Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalin
- 15 Mei 2026
- Dibaca 87 Kali
Bagikan Via:
Muspika Kaliwates Matangkan Pemberangkatan Haji Kloter 96, Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalin
JEMBER, 15 MEI 2026 - Sinergi lintas sektoral di tingkat Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kaliwates dimatangkan menjelang pemberangkatan jemaah haji Kloter 96 tahun 2026. Melalui Apel Persiapan Keberangkatan Jemaah Haji yang digelar di halaman Pondok Pesantren Darussolah, Jember, seluruh unsur terkait memastikan kesiapan teknis, pengamanan, serta kelancaran arus lalu lintas guna mendukung keberangkatan para tamu Allah menuju Tanah Suci.
Langkah tersebut dilakukan sebagai tahap final sinkronisasi alur pergerakan jemaah dan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan massa di titik pemberangkatan.
Apel berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Danramil Kaliwates, Kapten Inf Abdul Halik. Hadir dalam kegiatan itu Camat Kaliwates Dwisunu Arinugroho, Kapolsek Kaliwates AKP Latifa Andika, Kanit Intelkam, serta Lurah Tegal Besar Maria Hardajanti, A.Md. Kehadiran seluruh unsur pimpinan tersebut menegaskan pentingnya koordinasi dalam agenda pemberangkatan haji tahun ini.
Dalam amanatnya, Abdul Halik menekankan pentingnya penguasaan alur penertiban mengingat tingginya antusiasme keluarga yang mengantar jemaah. Ia meminta seluruh personel memahami peta lokasi dan skema pengaturan arus lalu lintas di sekitar Pondok Pesantren Darussolah.
“Setiap personel wajib bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Sinkronisasi antara jajaran pengamanan dan pengatur lalu lintas menjadi kunci agar jemaah dapat berangkat dengan tenang tanpa terkendala kepadatan di lokasi,” tegas Abdul Halik di hadapan peserta apel, Jumat 15 Mei 2026.
Barisan apel terdiri atas personel gabungan dari Polsek Kaliwates, Koramil, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan staf Kecamatan Kaliwates. Abdul Halik juga menginstruksikan seluruh petugas tetap bersiaga di titik masing-masing hingga seluruh rangkaian acara selesai dan bus jemaah meninggalkan lokasi menuju embarkasi.
Kesiapsiagaan itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan setelah pemberangkatan, terutama saat keluarga jemaah mulai membubarkan diri.
Pondok Pesantren Darussolah dipilih sebagai titik sentral pemberangkatan karena dinilai memiliki nilai strategis dan historis. Bersama unsur pemerintah, pihak pesantren telah menyiapkan skenario teknis dengan memisahkan area penurunan jemaah dan area tunggu keluarga guna menjaga kenyamanan serta kekhusyukan jemaah sebelum keberangkatan.
Lurah Tegal Besar Maria Hardajanti turut mengapresiasi kesiapan seluruh tim pengamanan dan pelayanan. Ia menegaskan bahwa koordinasi kewilayahan telah dilakukan secara menyeluruh agar aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan lancar.
“Kami dari Kelurahan Tegal Besar memastikan seluruh aspek kewilayahan telah terkoordinasi dengan baik. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan moral sekaligus memastikan mobilitas di lingkungan Darussolah tidak mengganggu aktivitas publik lainnya. Kami berharap Jemaah Haji Kloter 96 dapat berangkat dengan hati tenang, fokus beribadah, dan kembali menjadi haji yang mabrur,” ujar Maria.
Dengan rampungnya apel persiapan dan sinkronisasi teknis tersebut, Kecamatan Kaliwates menyatakan siap mengawal keberangkatan Kloter 96. Kolaborasi antara TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan diharapkan mampu menjadi tolok ukur pelayanan publik bidang keagamaan di Kabupaten Jember.
Sejumlah petugas kini telah menempati pos-pos strategis di sekitar Pondok Pesantren Darussolah untuk menyambut kedatangan jemaah sebelum keberangkatan menuju embarkasi. (bjk)