Muspika Sukorambi Perkuat Kolaborasi, Lokakarya Mini Puskesmas Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan dan UHC
- 09 April 2026
- Dibaca 867 Kali
Bagikan Via:
Muspika Sukorambi Perkuat Kolaborasi, Lokakarya Mini Puskesmas Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan dan UHC
JEMBER, 09 APRIL 2026 — UPTD Puskesmas Sukorambi menggelar lokakarya mini tribulanan bidang kesehatan. Kamis, 09 April 2026 di Pendopo Kecamatan Sukorambi. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.
Lokakarya diikuti unsur Muspika Sukorambi, tenaga kesehatan, kader, serta perwakilan lintas sektor. Forum ini difokuskan pada evaluasi capaian program kesehatan dan penyusunan langkah perbaikan yang terarah.
Kepala UPTD Puskesmas Sukorambi, dr. Sri Isna Amelia A., M.M., memaparkan hasil evaluasi penanganan stunting di wilayah kerja Kecamatan Sukorambi.
“Penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Evaluasi ini menjadi dasar untuk memperkuat intervensi yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi Universal Health Coverage (UHC) sebagai bagian dari upaya pemerataan akses layanan kesehatan. Sosialisasi program tersebut dinilai perlu terus diperluas agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Program UHC di Kabupaten Jember merupakan kebijakan prioritas yang digagas oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, sebagai langkah strategis dalam menjamin akses layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dukungan terhadap layanan kesehatan juga disampaikan oleh warga. Ibu Fitrotin (41) yang hadir dalam acara tersebut mengaku merasakan manfaat langsung dari peningkatan kualitas pelayanan di Puskesmas Sukorambi.
“Pelayanan sekarang lebih mudah diakses dan program UHC sangat membantu kami dalam mendapatkan layanan kesehatan tanpa kendala biaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Sukorambi, Musyaffa, S.HI., M.M, menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk terus mengawal pelaksanaan program kesehatan serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan layanan kesehatan berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.
Lokakarya ini menegaskan pentingnya integrasi peran pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan, termasuk pelayanan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting, serta pengendalian penyakit.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Sukorambi. (hus)