logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Operasi Hari Kedua, Korban Terseret Ombak di Pantai Payangan Belum Ditemukan

  • 30 April 2026
  • Dibaca 355 Kali
Bagikan Via:
operasi-hari-kedua-korban-terseret-ombak-di-pantai-payangan-belum-ditemukan-20260430

Operasi Hari Kedua, Korban Terseret Ombak di Pantai Payangan Belum Ditemukan

JEMBER, 30 APRIL 2026 - Tim gabungan melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap korban hilang akibat terseret ombak di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kamis 30 April 2026. Hingga operasi dihentikan sementara pukul 16.00 WIB, korban atas nama Mohammad Mas Rukhin (45), warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, belum berhasil ditemukan.

Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, Dwi Agit Maulana, mengatakan pencarian telah dilakukan secara maksimal dengan membagi personel ke dalam dua search and rescue unit (SRU). “SRU pertama melakukan pencarian menggunakan perahu jukung sejauh kurang lebih 4 kilometer dari garis Pantai Payangan. Sementara SRU kedua melakukan penyisiran darat sepanjang kawasan pantai hingga Pantai Papuma dan Watu Ulo,” ujarnya.

Peristiwa tersebut bermula pada Selasa 28 April 2026 saat korban bersama dua rekannya memancing di area belakang Bukit Teluk Love. Ketika ombak mulai membesar, kedua rekannya berupaya mengajak korban meninggalkan lokasi dengan cara melompat ke tempat yang lebih aman. Namun, korban tidak sempat menyelamatkan diri dan dihantam ombak besar dari arah belakang hingga terjatuh ke depan.

“Sempat ada upaya pertolongan dari rekan korban, tetapi karena gelombang cukup tinggi dan arus kuat, korban akhirnya terseret ke laut,” kata Dwi.

Sejak laporan diterima, tim langsung berkoordinasi dengan Basarnas Pos Jember untuk melakukan operasi pencarian. Selain BPBD dan Basarnas, unsur lain yang terlibat antara lain kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, relawan SAR, hingga keluarga korban.

Dwi menjelaskan, kendala utama dalam proses pencarian adalah tingginya gelombang laut di kawasan Payangan yang membahayakan keselamatan tim. Kondisi tersebut juga menjadi pertimbangan penghentian sementara operasi pada sore hari.

“Operasi akan dilanjutkan besok Jumat 1 Mei 2026 mulai pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di pos pantau SAR Pantai Payangan,” ujarnya.

Tim berharap kondisi cuaca dan gelombang lebih bersahabat agar pencarian dapat berjalan lebih optimal. Hingga kini, seluruh unsur yang terlibat masih bersiaga untuk melanjutkan operasi dan menemukan korban secepatnya. (tgh)

Galeri Foto