Pantau Harga Bapokting Bersama Pasar Murah, Diskopumdag Jember Turun ke Pasar Mangli
- 11 Maret 2026
- Dibaca 324 Kali
Bagikan Via:
Pantau Harga Bapokting Bersama Pasar Murah, Diskopumdag Jember Turun ke Pasar Mangli
JEMBER, 12 MARET 2025 - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember melakukan pemantauan harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Mangli pada Rabu, 11 Maret 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda pasar murah yang digelar pemerintah daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan di tingkat pasar tradisional.
Pemantauan dilakukan langsung oleh petugas Diskopumdag dengan menyisir sejumlah lapak pedagang untuk memastikan perkembangan harga sekaligus ketersediaan komoditas utama yang dibutuhkan masyarakat.
Langkah ini dinilai penting menjelang Hari Raya Idulfitri, ketika permintaan bahan pangan biasanya meningkat.
Dalam pemantauan tersebut, salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah daging ayam. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga ayam saat ini berada pada kisaran Rp38 ribu hingga Rp39 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang ayam di Pasar Mangli, Sasmito, mengatakan harga ayam mengalami kenaikan secara bertahap dalam beberapa hari terakhir.
“Ini tiap hari naik. Kemarin Rp36 ribu, lalu Rp37 ribu, sekarang sudah Rp38 ribu. Bisa-bisa nanti lebih dari Rp40 ribu per kilogram,” ujar Sasmito.
Pedagang lainnya, Zuzarmi, juga menyebut kenaikan harga mulai terasa sejak beberapa hari terakhir. Menurutnya, peningkatan permintaan menjelang Lebaran turut memengaruhi pergerakan harga di pasar.
“Sekarang Rp38 ribu sampai Rp39 ribu. Naik sekitar seribu rupiah dari kemarin yang masih Rp37 ribu sampai Rp38 ribu,” katanya.
Sejumlah pedagang memperkirakan harga ayam masih berpotensi mengalami kenaikan apabila permintaan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan.
Sementara itu, pelaksanaan pasar murah yang digelar bersamaan dengan kegiatan pemantauan harga diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Program tersebut juga menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menekan potensi lonjakan harga di pasar.
Melalui pemantauan rutin di pasar tradisional, Diskopumdag Jember berupaya memperoleh gambaran kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar.
Pemerintah daerah pun akan terus melakukan monitoring harga secara berkala guna menjaga stabilitas bapokting serta melindungi daya beli masyarakat menjelang Idulfitri. (hna)