Pasar Murah LPG di Kecamatan Semboro, Warga Dapatkan Tabung Seharga Rp18.000
- 21 April 2026
- Dibaca 125 Kali
Bagikan Via:
Pasar Murah LPG di Kecamatan Semboro, Warga Dapatkan Tabung Seharga Rp18.000
JEMBER, 21 APRIL 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat merespons kelangkaan LPG yang terjadi beberapa hari terakhir dengan menggelar pasar murah di seluruh kecamatan. Salah satunya dilaksanakan di Kecamatan Semboro pada Selasa, 21 April 2026, mulai pukul 09.00 WIB, yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 tabung LPG disediakan untuk warga dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18.000 per tabung. Sejak pagi hari, warga tampak berbondong-bondong datang untuk mendapatkan LPG dengan harga terjangkau setelah sebelumnya sempat mengalami kesulitan.
Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, pembelian LPG diberlakukan sejumlah persyaratan, di antaranya wajib membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) serta menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli. Setiap KTP hanya diperbolehkan membeli satu tabung LPG, guna menghindari penumpukan dan memastikan pemerataan distribusi.
Camat Semboro, Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pascakejadian kelangkaan LPG yang sempat terjadi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh LPG dengan harga sesuai ketentuan. Ke depan, kami juga mengimbau kepada para pengecer agar menjual LPG sesuai dengan HET yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Ahmad Fauzi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran, baik dalam bentuk penjualan di atas harga yang ditentukan maupun praktik penimbunan.
“Pemerintah sudah memberikan peringatan dengan tegas. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, baik terkait harga maupun penimbunan, maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Kegiatan pasar murah LPG ini diharapkan mampu menstabilkan pasokan dan harga di tingkat masyarakat, sekaligus memberikan efek jera bagi oknum yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kondisi sulit.
Dengan adanya langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Jember, masyarakat diharapkan dapat kembali memperoleh kebutuhan LPG secara normal dan dengan harga yang terjangkau. (maf)