Pasca-Kupatan, Harga Bapokting di Jember Mulai Turun dan Pasokan Stabil
- 29 Maret 2026
- Dibaca 263 Kali
Bagikan Via:
Pasca-Kupatan, Harga Bapokting di Jember Mulai Turun dan Pasokan Stabil
JEMBER, 29 MARET 2026 - Kabar baik bagi warga Kabupaten Jember. Harga sejumlah bahan pokok penting (bapokting) mulai menunjukkan tren penurunan signifikan pasca-perayaan Kupatan. Komoditas cabai rawit merah, yang sebelumnya sempat melonjak tajam menjelang Idulfitri, kini menjadi motor utama penurunan harga di pasar-pasar tradisional.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Minggu 29 Maret 2026, harga cabai rawit merah kini dibanderol di kisaran Rp60.000 per kilogram. Angka ini turun drastis dibandingkan saat puncak Lebaran yang sempat menembus Rp70.000 per kilogram.
Selain cabai rawit, beberapa komoditas yang turut menunjukkan stabilitas harga antara lain cabai merah besar, tomat dan kacang kedelai impor.
Riyem, salah satu pedagang di pasar tradisional Jember, mengungkapkan bahwa penurunan harga ini dipicu oleh mulai normalnya pola konsumsi masyarakat.
"Permintaan sudah tidak setinggi saat Lebaran, jadi harga perlahan turun. Pasokan dari daerah penghasil juga mulai lancar, sehingga ketersediaan barang di pasar lebih terjaga," jelasnya.
Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember memastikan akan terus melakukan pemantauan ketat di lapangan. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa ketersediaan stok tetap aman dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat luas.
Penurunan harga ini disambut hangat oleh warga, mengingat beban pengeluaran rumah tangga yang biasanya membengkak selama periode hari raya. Pemerintah Kabupaten Jember turut mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) guna menjaga keseimbangan ekosistem pasar.
Tren positif ini diharapkan terus berlanjut seiring dengan normalnya siklus panen di wilayah penyangga Kabupaten Jember. Pemerintah daerah memproyeksikan inflasi akan tetap terkendali dalam beberapa pekan ke depan, sehingga daya beli masyarakat dapat segera pulih.
Dengan sinergi antara pedagang, distributor, dan pengawasan ketat dari pemerintah, stabilitas harga bapokting di Jember diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal pasca-momentum hari besar keagamaan.