Pascaaksi Terpadu Satgas ITR, Kecamatan Kaliwates Perketat Pengawasan Fungsi Fasilitas Umum
- 18 Maret 2026
- Dibaca 164 Kali
Bagikan Via:
Pascaaksi Terpadu Satgas ITR, Kecamatan Kaliwates Perketat Pengawasan Fungsi Fasilitas Umum
KALIWATES, 18 MARET 2026 – Lima hari pasca pelaksanaan Apel Bersama Satuan Tugas Pengamanan Jalur Terpadu (Satgas ITR), Pemerintah Kecamatan Kaliwates mulai melakukan evaluasi mendalam terkait dampak penertiban trotoar dan estetika jalan di wilayah jantung kota Jember tersebut. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa sterilisasi ruang publik yang dilakukan pada awal pekan lalu memberikan dampak jangka panjang bagi kenyamanan warga.
Camat Kaliwates, Dwi Sunu A, S.Sos, menyatakan bahwa pihak kecamatan tidak ingin penertiban yang dilakukan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satgas ITR tempo hari hanya menjadi kegiatan seremonial belaka. Sejak aksi lapangan yang dipimpin oleh Kepala Satgas ITR, Bambang Rudy, pada jumat (13/03) lalu, pihak kecamatan terus menyiagakan personel untuk melakukan monitoring rutin.
"Fokus kami saat ini adalah menjaga konsistensi. Kami tidak ingin trotoar yang sudah bersih kembali beralih fungsi menjadi lahan parkir liar atau tempat jualan yang menutup akses pejalan kaki. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami di tingkat kecamatan untuk menjaga marwah estetika kota," ujar Dwi Sunu dalam rapat koordinasi internal di Kantor Kecamatan Kaliwates, Rabu 18 Maret 2026.
Berbeda dengan pendekatan represif, Kecamatan Kaliwates kini lebih menekankan pada aspek kepedulian sosial. Pihak kecamatan melalui jajaran Trantib terus melakukan pendekatan humanis kepada para pelaku usaha dan pedagang kaki lima (PKL) agar memiliki kesadaran kolektif dalam berbagi ruang publik.
Bagi pihak kecamatan, keberhasilan penataan wilayah Kaliwates sangat bergantung pada kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang ada.
“Seperti yang sering saya sampaikan, ini bukan soal melarang orang mencari nafkah, tapi soal ketertiban. Trotoar harus dipergunakan semestinya. Jika pedagang tertib dan trotoar bersih, maka wajah Kecamatan Kaliwates akan dipandang baik oleh siapapun yang melintas,” tambah Dwi Sunu.
Sejauh ini, pantauan di beberapa ruas jalan protokol menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Arus lalu lintas menjadi lebih lancar karena berkurangnya hambatan di bahu jalan, dan pejalan kaki—terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak sekolah, mulai merasa lebih aman saat melintas.
Pihak Muspika Kaliwates bersama jajaran Dishub juga berencana akan memasang marka atau papan imbauan di titik-titik rawan pelanggaran sebagai langkah preventif. Sinergi ini diharapkan menjadikan Kaliwates sebagai barometer ketertiban wilayah di Kabupaten Jember, selaras dengan visi pemda dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.