Pelaksanaan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Pemerintah Kecamatan Tempurejo dalam Rangka HUT ke-80 RI
- 19 Agustus 2025
- Dibaca 604 Kali
Bagikan Via:
Pelaksanaan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Pemerintah Kecamatan Tempurejo dalam Rangka HUT ke-80 RI
Upacara penurunan bendera merah putih pada tanggal 17 Agustus sore hari menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Meski sering dianggap sederhana dibandingkan upacara pengibaran, momen ini sarat dengan makna penghormatan dan refleksi atas perjalanan bangsa.
Suasana sore yang khidmat menyelimuti Lapangan Kecamatan pada Minggu, 17 Agustus 2025, saat dilaksanakan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara dimulai tepat pukul 15:00 WIB dengan persiapan pasukan upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, organisasi kepemudaan, dan perwakilan masyarakat. Turut hadir Camat beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tempurejo, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.
AKP Heri Supadmo,S.H selaku Kapolsek Tempurejo bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) yang sejak pagi telah mengibarkan Sang Saka kembali diberi amanah menurunkannya dengan penuh kehormatan. Dengan langkah tegap, pasukan penurunan bendera memasuki lapangan, diiringi alunan lagu kebangsaan yang dimainkan dengan penuh semangat.
Prosesi penurunan bendera berlangsung dengan khidmat. Seluruh peserta upacara berdiri tegak memberi penghormatan, menyaksikan Merah Putih perlahan diturunkan dari tiang tertinggi. Bendera kemudian dilipat dengan penuh kehati-hatian dan diserahkan kembali kepada inspektur upacara, sebagai simbol berakhirnya rangkaian peringatan kemerdekaan pada hari itu.
Dalam amanatnya, AKP Heri Supadmo,S.H selaku Kapolsek Tempurejo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian upacara, baik pada pagi hari saat pengibaran maupun sore hari saat penurunan. “Hari ini kita bukan hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan melanjutkan pembangunan di kecamatan ini,” ujarnya.
Upacara penurunan bendera di tingkat kecamatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh rasa nasionalisme. Momen ini menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 RI, sekaligus pengingat bahwa semangat perjuangan harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan berakhirnya upacara penurunan bendera, seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan selesai sudah. Namun semangat perjuangan para pendahulu harus terus menyala, menjadi obor yang menerangi langkah bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.