“Peluk Cinta Posyandu”, Inovasi Kecamatan Jenggawah Dekatkan Layanan Adminduk dan Kesehatan ke Warga
- 12 Mei 2026
- Dibaca 81 Kali
Bagikan Via:
“Peluk Cinta Posyandu”, Inovasi Kecamatan Jenggawah Dekatkan Layanan Adminduk dan Kesehatan ke Warga
JEMBER, 12 MEI 2026 - Pemerintah Kecamatan Jenggawah terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui program “Peluk Cinta Posyandu” atau Pelayanan Langsung Urusan Kependudukan Sinergi Bersama TP PKK di Posyandu, masyarakat kini dapat mengakses layanan administrasi kependudukan secara lebih mudah dan cepat di lokasi kegiatan posyandu.
Inovasi pelayanan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Kunjungan Posyandu ke-28 dan ke-29 serta pembinaan kader posyandu, Kamis pekan kemarin, di Posyandu Apel 62 Desa Sruni dan Posyandu Apel 78 Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah.
Ketua TP PKK Kecamatan Jenggawah, Lisa Soetjahyo, hadir langsung bersama tim didampingi tenaga kesehatan, TP PKK desa, bidan wilayah, serta unsur pelayanan Kecamatan Jenggawah.
Melalui inovasi “Peluk Cinta Posyandu”, warga yang belum memiliki dokumen administrasi kependudukan maupun yang membutuhkan pengurusan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA), dapat memperoleh pendampingan pelayanan langsung di lokasi posyandu tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Program tersebut menjadi langkah nyata Kecamatan Jenggawah dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus memanfaatkan posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu di tingkat desa.
“Melalui inovasi ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan tempat tinggalnya. Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang pelayanan terpadu bagi masyarakat,” ujar Lisa Soetjahyo, Selasa 12 Mei 2026.
Selain menghadirkan layanan administrasi kependudukan, kegiatan tersebut juga diisi dengan monitoring tumbuh kembang balita, pembinaan kader posyandu, serta penyuluhan kepada ibu hamil, ibu balita, dan lansia agar aktif memanfaatkan layanan kesehatan secara rutin.
Di Desa Sruni tercatat sebanyak 55 sasaran layanan yang terdiri atas 49 balita dan 6 ibu hamil. Sementara itu, di Desa Jatisari terdapat 76 sasaran layanan yang terdiri atas 70 balita dan 6 ibu hamil.
Kepala Puskesmas Kemuningsari Kidul, Laila R., bersama tim kesehatan turut melakukan monitoring kesehatan masyarakat sekaligus memberikan edukasi kepada peserta posyandu.
“Pendampingan dan edukasi secara langsung sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu dan anak. Kami berharap masyarakat semakin rutin memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” kata Laila.
Tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pendekatan persuasif kepada masyarakat. Salah seorang ibu hamil yang sebelumnya menolak pemeriksaan dokter spesialis akhirnya bersedia menjalani pemeriksaan lanjutan setelah mendapat pendampingan bersama TP PKK Kecamatan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan bidan wilayah. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026 di RSD Balung.
Hingga saat ini, kunjungan yang dilaksanakan TP PKK Kecamatan Jenggawah telah mencapai posyandu ke-28 dan ke-29 dari total 103 posyandu yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan.
Melalui inovasi “Peluk Cinta Posyandu”, Kecamatan Jenggawah berharap pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dijangkau, cepat, dan benar-benar hadir di tengah kebutuhan warga. (fnd)