Camat Sukorambi Tinjau Industri Olahan Kulit Sapi, Tekankan Pentingnya Legalitas Usaha
- 04 Juni 2026
- Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
Camat Sukorambi Tinjau Industri Olahan Kulit Sapi, Tekankan Pentingnya Legalitas Usaha
JEMBER, 04 JUNI 2026 – Camat Sukorambi, Musyaffa, S.HI., M.M., meninjau industri rumahan pengolahan kulit sapi milik Bapak Neman di Dusun Krajan, Desa Sukorambi, Kamis, 04 Juni 2026.
Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari pembinaan terhadap pelaku usaha lokal agar kegiatan usaha yang berkembang di tengah masyarakat berjalan sesuai ketentuan, baik dari aspek perizinan maupun pengelolaan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Sukorambi didampingi Kepala Desa Sukorambi, H. Abdus Soim, Kepala Dusun Krajan, serta Kanit Binmas Polsek Sukorambi. Rombongan meninjau langsung lokasi usaha sekaligus berdialog dengan pemilik usaha terkait pengembangan usaha dan kelengkapan administrasi yang diperlukan.
Musyaffa menegaskan bahwa usaha yang berkembang dalam skala menengah hingga besar perlu didukung dengan legalitas yang memadai, termasuk perizinan usaha dan dokumen lingkungan sesuai regulasi yang berlaku.
“Perkembangan usaha masyarakat harus diimbangi dengan kelengkapan administrasi dan perizinan. Hal ini penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjamin keberlangsungan usaha ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan terhadap pelaku usaha merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang tertib, aman, dan berkelanjutan. Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, atau Gus Fawait dalam memperkuat sektor UMKM dan industri rakyat sebagai penggerak ekonomi daerah.
Sementara itu, Kepala Desa Sukorambi, H. Abdus Soim, mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi usaha agar aktivitas produksi tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Ia juga berharap keberadaan usaha tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas dengan mengutamakan penyerapan tenaga kerja dari warga sekitar.
“Kami mendukung berkembangnya usaha masyarakat, namun kebersihan lingkungan harus tetap menjadi perhatian. Selain itu, kami berharap usaha ini dapat membuka peluang kerja bagi warga sekitar,” katanya.
Pemilik usaha, Neman, menyatakan kesiapannya untuk memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang diperlukan dengan pendampingan dari pemerintah desa dan kecamatan.
Ia juga berkomitmen menjaga lingkungan sekitar serta mengutamakan pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam pengembangan usahanya.
“Kami siap melengkapi seluruh administrasi yang diperlukan dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun kecamatan. Kami juga berkomitmen menjaga lingkungan dan memprioritaskan tenaga kerja dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Melalui pembinaan tersebut, diharapkan industri rumahan yang berkembang di Kecamatan Sukorambi dapat tumbuh secara sehat, legal, dan berdaya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. (hus)