Pembinaan TPK Desa Klompangan, Perkuat Upaya Penanganan Stunting di Kecamatan Ajung
- 24 April 2026
- Dibaca 162 Kali
Bagikan Via:
Pembinaan TPK Desa Klompangan, Perkuat Upaya Penanganan Stunting di Kecamatan Ajung
JEMBER, 24 APRIL 2026 - Pemerintah Desa Klompangan bersama Kecamatan Ajung menggelar kegiatan pembinaan Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai upaya memperkuat peran pendampingan keluarga dalam percepatan penurunan stunting, Jumat 24 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Klompangan dengan melibatkan unsur pemerintah desa, kecamatan, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Ajung.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Klompangan, Drs. Mohammad Sofyan. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus berupaya menekan angka stunting. “Kami tetap bertekad mengurangi stunting, meskipun anggaran yang dimiliki Pemerintah Desa Klompangan sangat minim,” ujarnya.
Camat Ajung, Muhammad Sifak Beni Kurniawan, S.STP., M.M., dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TPK. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi para kader yang tetap aktif mendampingi masyarakat meskipun tidak menerima gaji. “Keberadaan TPK di lapangan sangat dibutuhkan. Ini adalah bentuk pengabdian luar biasa dalam mendampingi keluarga agar sehat dan terbebas dari stunting,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa tugas TPK sangat kompleks, dimulai dari pendampingan calon pengantin hingga keluarga memiliki anak, guna memastikan kesiapan kesehatan keluarga sejak dini. Selain itu, Camat Ajung turut menyosialisasikan layanan administrasi kependudukan di kecamatan, seperti pembuatan KTP gratis, termasuk layanan jemput bola bagi warga lanjut usia atau sakit. Program beasiswa “Cinta Bergema” juga disampaikan sebagai bentuk dukungan kepada generasi muda.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Ajung, dr. Nur Rakhman, menyampaikan bahwa keberadaan TPK sangat membantu tenaga kesehatan. Ia menekankan pentingnya kelengkapan administrasi bagi ibu hamil, seperti KTP dan kepesertaan BPJS Kesehatan agar layanan kesehatan dapat terjamin.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendampingan berkelanjutan, termasuk pada kehamilan kedua yang sering kali kurang mendapat perhatian. Selain itu, ibu hamil dengan risiko tinggi diharapkan segera dirujuk ke RS Balung dengan koordinasi yang baik antara TPK dan puskesmas.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan musyawarah dan pembinaan oleh Ketua TPK Kecamatan Ajung. Pembinaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta penguatan koordinasi antara TPK, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pendampingan keluarga berjalan optimal, khususnya dalam pencegahan dan penanganan stunting sejak dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota TPK semakin solid dan mampu menjalankan peran strategisnya dalam mendampingi keluarga, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Ajung, khususnya Desa Klompangan. (Ikh)