logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sukowono

Pemcam Sukowono Tindak Lanjuti Aduan Wadul Guse Terkait Menu MBG di SDN Sukowono 1

  • 12 Juni 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
pemcam-sukowono-tindak-lanjuti-aduan-wadul-guse-terkait-menu-mbg-di-sdn-sukowono-1-20260612

Pemcam Sukowono Tindak Lanjuti Aduan Wadul Guse Terkait Menu MBG di SDN Sukowono 1

JEMBER, 12 Juni 2026 – Pemerintah Kecamatan Sukowono menunjukkan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan turun langsung ke lapangan guna memastikan kebenaran informasi terkait aduan masyarakat yang masuk melalui layanan Wadul Guse mengenai menu MBG di SDN Sukowono 1.

Aduan tersebut diterima pada tanggal 5 Juni 2026 dan menjadi perhatian Pemerintah Kecamatan Sukowono sebagai bentuk upaya menjaga kualitas pelayanan program nasional yang bertujuan meningkatkan gizi peserta didik.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, tim dari Kecamatan Sukowono melakukan klarifikasi langsung kepada pihak sekolah. Saat ditemui, Bapak Nico Rizky F., salah satu guru sekaligus Koordinator MBG SDN Sukowono 1, menyampaikan beberapa poin penting terkait pelaksanaan program MBG di sekolah tersebut.

Menurut Bapak Nico, salah satu kemungkinan penyebab makanan tidak habis dikonsumsi adalah karena menu yang disajikan dinilai kurang sesuai dengan selera sebagian siswa sehingga kebutuhan gizi yang diharapkan belum sepenuhnya terpenuhi. Ia menjelaskan bahwa apabila terdapat makanan yang tidak habis dimakan, siswa diarahkan untuk membiarkan sisa makanan tersebut di dalam ompreng dan memberikan catatan sebagai bahan evaluasi bagi penyelenggara.

Lebih lanjut, Bapak Nico menyampaikan bahwa jumlah penerima manfaat Program MBG di SDN Sukowono 1 mencapai sekitar 481 orang yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan lainnya. Dari jumlah tersebut, diperkirakan sekitar 50 hingga 60 persen makanan masih dalam kondisi utuh atau tidak dikonsumsi karena menu yang diberikan dinilai kurang sesuai dengan selera penerima manfaat.

“Kami menerima laporan terkait menu MBG yang kurang sesuai. Dari pengamatan di lapangan, masih banyak makanan yang tidak dimakan oleh siswa. Bahkan jika diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pihak sekolah siap berpindah ke dapur SPPG yang dinilai lebih layak dan mampu menyajikan menu yang lebih menarik bagi anak-anak,” ujar Bapak Nico Rizky F. selaku Koordinator MBG SDN Sukowono 1.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Sukowono, Bapak Ketang, S.T., M.Si., menegaskan bahwa koordinasi antara Pemerintah Kecamatan Sukowono dengan pihak sekolah merupakan langkah penting dalam menyelesaikan berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Menurutnya, hasil pemantauan dan masukan dari pihak sekolah akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait agar pelayanan yang diberikan kepada para penerima manfaat semakin baik. Ia berharap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bersangkutan dapat terus melakukan perbaikan dan menghadirkan menu yang lebih sesuai, layak, serta diminati oleh para siswa.

Kehadiran tim Kecamatan Sukowono di lapangan merupakan bentuk respons cepat terhadap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan. Hasil monitoring dan masukan dari pihak sekolah akan menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas pelayanan, variasi menu, serta tingkat penerimaan makanan oleh peserta didik.

Pemerintah Kecamatan Sukowono berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG dapat terus bersinergi untuk memberikan layanan terbaik bagi anak-anak sekolah. Dengan adanya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat optimal dalam mendukung tumbuh kembang dan peningkatan kualitas gizi generasi muda.(rul)

Galeri Foto