logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Hukum

Pemkab Jember Gelar Pendampingan SAKIP, Dorong Peningkatan Kualitas Kinerja Perangkat Daerah

  • 09 September 2026
  • Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
pemkab-jember-gelar-pendampingan-sakip-dorong-peningkatan-kualitas-kinerja-perangkat-daerah-20260909

Pemkab Jember Gelar Pendampingan SAKIP, Dorong Peningkatan Kualitas Kinerja Perangkat Daerah

Jember, 8 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya meningkatkan kualitas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di lingkungan pemerintahan daerah. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pendampingan SAKIP kepada Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, yang dilaksanakan pada 8 September 2026 bertempat di Lobby Bupati Pemkab Jember.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat sistem akuntabilitas kinerja sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, dan pelaporan kinerja perangkat daerah. Pendampingan tersebut juga diarahkan untuk memastikan hasil evaluasi SAKIP dapat ditindaklanjuti secara konkret sehingga mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja organisasi pemerintahan.

Agenda utama kegiatan meliputi Asistensi Pengembangan E-SAKIP Jember dan Tindak Lanjut Evaluasi SAKIP Perangkat Daerah. Melalui agenda tersebut, perangkat daerah mendapatkan pendampingan dalam memahami berbagai aspek penerapan SAKIP, termasuk penguatan perencanaan kinerja, penyusunan indikator kinerja, pengukuran capaian, serta tindak lanjut terhadap hasil evaluasi yang telah dilakukan.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Ibu Penny Artha Medya, S.E., Ak. Sementara itu, Prof. Mudrajad Kuncoro dari Universitas Gadjah Mada (UGM) hadir sebagai narasumber untuk memberikan materi, pandangan, serta masukan dalam rangka pengembangan kualitas penerapan SAKIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Kehadiran Prof. Mudrajad Kuncoro diharapkan dapat memberikan perspektif akademis dan strategis kepada perangkat daerah mengenai pentingnya membangun sistem pemerintahan yang berorientasi pada hasil. SAKIP tidak semata-mata dipandang sebagai pemenuhan kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan pemerintah memiliki tujuan, indikator, serta hasil yang dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ibu Rike Amalia, yang menjabat sebagai Perencana Ahli Pertama pada Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Jember. Kehadiran Rike Amalia menjadi bagian dari keterlibatan perangkat daerah dalam mengikuti proses pendampingan dan penguatan pemahaman terkait penerapan SAKIP serta pengembangan sistem perencanaan dan akuntabilitas kinerja.

Pengembangan E-SAKIP Jember menjadi salah satu perhatian penting dalam kegiatan pendampingan. Sistem berbasis elektronik tersebut diharapkan mampu mendukung pengelolaan data dan informasi kinerja secara lebih terintegrasi, sistematis, dan efektif. Dengan adanya sistem yang terintegrasi, proses pemantauan terhadap capaian kinerja perangkat daerah dapat dilakukan secara lebih mudah dan terukur.

Selain pengembangan sistem, kegiatan juga memberikan perhatian terhadap tindak lanjut hasil evaluasi SAKIP perangkat daerah. Evaluasi menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kualitas kinerja karena dapat memberikan gambaran mengenai aspek yang telah berjalan dengan baik maupun bagian yang masih membutuhkan perbaikan. Dengan demikian, hasil evaluasi dapat dijadikan dasar untuk menyusun langkah perbaikan yang lebih tepat dan berkelanjutan.

Pendampingan SAKIP juga diharapkan dapat mendorong perangkat daerah untuk mengubah orientasi kerja dari sekadar menyelesaikan kegiatan menjadi lebih fokus pada pencapaian hasil. Setiap program yang direncanakan perlu memiliki keterkaitan yang jelas dengan sasaran organisasi dan target pembangunan daerah. Dengan pola tersebut, penggunaan anggaran dan sumber daya pemerintah dapat diarahkan untuk menghasilkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.

Melalui pendampingan dan asistensi yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan adanya peningkatan kualitas penerapan SAKIP pada masing-masing perangkat daerah. Penguatan akuntabilitas diharapkan tidak berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi benar-benar menjadi bagian dari proses kerja sehari-hari dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Dengan semakin baiknya penerapan SAKIP dan dukungan pengembangan E-SAKIP Jember, Pemerintah Kabupaten Jember diharapkan mampu membangun tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel sekaligus memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. (Zee)

Galeri Foto