Penertiban Pohon di Sukorambi Diprioritaskan, Antisipasi Gangguan Jalan dan Penerangan
- 16 April 2026
- Dibaca 1109 Kali
Bagikan Via:
Penertiban Pohon di Sukorambi Diprioritaskan, Antisipasi Gangguan Jalan dan Penerangan
JEMBER, 16 APRIL 2026 - Pemerintah Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, menggelar musyawarah penertiban dan perempesan pohon di Pendopo Kecamatan Sukorambi, Kamis, 16 April 2026, guna mengantisipasi gangguan keselamatan pengguna jalan dan penerangan umum.
Forum dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), serta rekanan PLN.
Hadir pula perwakilan dari Dinas Perhubungan, PUPR wilayah Rambipuji, BBPJN Jawa Timur–Bali (PPK 14), Muspika Sukorambi, pemerintah desa Sukorambi, serta instansi terkait lainnya. Keterlibatan lintas sektor ini memperkuat koordinasi penanganan di lapangan.
Camat Sukorambi, Musyaffa, S.HI., M.M., menegaskan penertiban pohon merupakan langkah preventif untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Perempesan dilakukan untuk memastikan visibilitas pengguna jalan tetap optimal serta penerangan jalan tidak terhalang,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi agar pelaksanaan berjalan cepat, tepat, dan terukur.
Dalam forum tersebut, staf PUPR, Slamet Riadi, menegaskan bahwa perempesan harus dilakukan secara teknis dan selektif.
“Penanganan harus memperhatikan aspek keselamatan, struktur pohon, serta tidak mengganggu jaringan utilitas di sekitar lokasi,” jelasnya.
Musyawarah juga menetapkan titik prioritas penanganan, salah satunya di Jalan Mujahir Nomor 45, yang dinilai mengganggu visibilitas dan penerangan pada malam hari.
Perempesan pohon akan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, yang menekankan pelayanan publik yang responsif serta peningkatan keselamatan ruang publik.
Dengan penanganan yang terarah, pemerintah berharap risiko kecelakaan dapat ditekan dan kenyamanan pengguna jalan di wilayah Sukorambi semakin meningkat. (hus)