Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Jenggawah Diwarnai Drama Kolosal Pertempuran 10 November
- 18 Agustus 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Jenggawah Diwarnai Drama Kolosal Pertempuran 10 November
JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Jenggawah ditutup dengan upacara penurunan bendera di Alun-Alun Kecamatan Jenggawah, Senin 17 Agustus 2026 sore. Upacara tersebut dipimpin Kapolsek Jenggawah sebagai inspektur upacara.
Upacara penurunan bendera berlangsung khidmat dengan diikuti unsur pemerintahan, TNI-Polri, perangkat desa, pelajar, guru, organisasi masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Jenggawah. Para veteran juga turut hadir dalam rangkaian peringatan kemerdekaan tersebut.
Prosesi penurunan Sang Merah Putih menjadi penanda berakhirnya rangkaian upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Jenggawah. Namun, suasana di Alun-Alun Jenggawah tidak serta-merta berakhir setelah upacara selesai.
Warga Kecamatan Jenggawah kemudian menyuguhkan drama kolosal yang mengangkat kisah Pertempuran 10 November. Pertunjukan tersebut membawa penonton untuk kembali mengenang salah satu bagian penting dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Adegan demi adegan menggambarkan semangat perjuangan rakyat dalam menghadapi ancaman penjajahan. Dengan melibatkan warga Kecamatan Jenggawah sebagai pemeran, drama tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan kembali nilai keberanian, pengorbanan, dan semangat persatuan kepada masyarakat.
Pertunjukan itu mendapat perhatian dari masyarakat yang hadir di Alun-Alun Kecamatan Jenggawah. Antusiasme penonton terlihat saat para pemeran memainkan adegan pertempuran dengan latar semangat perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan.
Selain drama kolosal, rangkaian kegiatan juga diramaikan dengan persembahan tari kolosal dari siswa-siswi SMAN Jenggawah. Penampilan tersebut menjadi gambaran keterlibatan generasi muda dalam memeriahkan sekaligus memaknai peringatan kemerdekaan.
Melalui gerak dan koreografi yang ditampilkan secara bersama-sama, para siswa membawa pesan tentang persatuan dan semangat generasi muda dalam meneruskan perjuangan para pendahulu.
Kapolsek Jenggawah Iptu Ferry Christian, M.H selaku inspektur upacara mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Jenggawah. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan menjadi bagian penting dalam menjaga semangat kebersamaan dan nasionalisme.
“Peringatan kemerdekaan ini bukan hanya tentang seremoni, tetapi bagaimana kita bersama-sama mengenang jasa para pahlawan dan meneruskan semangat perjuangan mereka. Saya sangat mengapresiasi masyarakat Jenggawah, para pelajar, TNI-Polri, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang sudah berpartisipasi,” ujar Ferry Christian
Rangkaian penurunan bendera dan pertunjukan seni tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk mengenang sejarah sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa.
Drama kolosal Pertempuran 10 November yang diperankan warga dan tari kolosal yang dipersembahkan pelajar SMAN Jenggawah menjadi penutup yang sarat makna. Sejarah perjuangan kembali dihadirkan di tengah masyarakat, sementara generasi muda mengambil peran untuk meneruskan semangat tersebut melalui karya.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Jenggawah pun ditutup bukan hanya dengan prosesi penurunan bendera, tetapi dengan pesan bahwa semangat perjuangan harus terus hidup melalui persatuan, kebersamaan, dan peran aktif seluruh masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.