logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan

PERINGATAN HARI GIZI NASIONAL KE-64 DI KABUPATEN JEMBER

  • 26 Januari 2024
  • Dibaca 6020 Kali
Bagikan Via:
peringatan-hari-gizi-nasional-ke-64-di-kabupaten-jember

PERINGATAN HARI GIZI NASIONAL KE-64 DI KABUPATEN JEMBER

Jember, 25 Januari 2024, Angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu 21,6% berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, walaupun terjadi penurunan dari tahun sebelumnya yaitu 24,4% tahun 2021, namun masih perlu upaya besar untuk mencapai target penurunan stunting pada tahun 2024 sebesar 14%. Stunting dapat terjadi sejak sebelum lahir, hal ini dapat dilihat dari prevalensi stunting berdasarkan kelompok usia hasil SSGI 2022, dimana terdapat 18,5% bayi dilahirkan dengan panjang badan kurang dari 48 cm. Dari data tersebut kita dapat melihat pentingnya pemenuhan gizi ibu sejak hamil. Hasil yang cukup memprihatinkan dari survei yang sama adalah risiko terjadinya stunting meningkat sebesar 1,6 kali dari kelompok umur 6-11 bulan ke kelompok umur 12-23 bulan (13,7% ke 22,4%). Hal ini menunjukkan ‘kegagalan dalam pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) sejak usia 6 bulan, baik dari segi kesesuaian umur, frekuensi, jumlah, tekstur dan variasi makanan. Dimasa ini sangat penting untuk memperhatikan dan menjamin kecukupan energi dan protein pada anak untuk mencegah terjadinya stunting.

Di kabupaten Jember sendiri dari hasil kegiatan bulan timbang untuk data stunting sudah turun dari 7,37 % tahun 2022 menjadi 6,35% tahun 2023. Sedangkan dari hasil survey memang tertinggi di Jawa Timur sebesar 34,9%. Tetapi tentunya kita terus berupaya untuk terus mendampingi balita kita untuk mewujudkan Jember Bebas AKI, AKB dan stunting,

Bersamaan dengan peringatan Hari Gizi Nasional pada tanggal 25 Januari maka Dinas Kesehatan Bersinergi dengan Forum CSR Jember, TP-PKK Kabupaten dan Persagi Jember melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan dari Forum CSR serta penyuluhan gizi bagi Ibu Balita di Desa Panduman Kecamatan Jelbuk.

Pada kesempatan tersebut hadir Ibu Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Jember Ibu Ervita Abdilasari dan juga dari Forum CSR diwakili dari PT-KAI Jember, Dinas Kesehatan, perwakilan dari Bappeda, Camat Jelbuk dan kepala Desa panduman dan Persagi Jember. Bantuan diberikan pada 82 orang Sasaran balita dan ibu hamil dengan paket berupa beras, susu, multivitamin dan abon.

Pada kesempatan tersebut diberikan juga contoh makanan sehat untuk balita dan diberikan penyuluhan langsung oleh Ahli GIzi bagaimana menyiapkan menu yang sehat, menu sehat tidak harus mahal.

Pada kesempatan tersebut Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa memang menjadi tantangan bagi kita semua agar seorang ibu yang mau hamil, benar benar sudah siap baik secara umur maupun secara kesehatannya. Dukungan lintas sektor terkait untuk menyampaikan program ini kepada masyarakat sangat kami butuhkan. Antara lain :

1. Mencegah pernikahan dini

2. Periksa kesehatan sebelum hamil, misal kondisi tubuh masih KEK (Kurang Energi Kronis) maka diupayakan untuk memperbaiki kondisi tubuh dulu baru hamil

3. Periksa sesegera mungkin ke tenaga kesehatan bila hamil

4. Periksa kesehatan minimal 6 kali selama kehamilan.

Sedangkan ibu Wakil Ketua PKK menghimbau selain peduli terhadap makanan yang bergizi seimbang untuk anak juga harus mau dan membawa putra putrinya untuk Imunisasi seperti saat ini sedang dilaksanakan PIN POLIO maka harapannya yang belum imunisasi polio segera imunisasi dan diajak keluarga balita nya untuk imunisasi,

Ke Pasar Tanjung membeli durian

Beli buah manga dan juga kepiting

Mari kita semua bergandengan tangan

Wujudkan Jember bebas AKI AKB & Stunting